234 views

Liburan Tahun Baru di Pantai Sari Ringgung

BANDARLAMPUNG — Hari libur yang bertepatan dengan tahun baru hijriah, dimanfaatkan warga untuk rekreasi. Pantauan wartawan harianfokus.com, Pantai Sari Ringgung banyak dijadikan pilihan berlibur warga Bandarlampung.

Salah satu pengunjung yaitu Rustam Effendi (42) mengatakan, libur sehari menjadi ajang rekreasi bersama keluarga. Dipilihnya pantai Sari Ringgung karena dirinya merasa penasaran dengan adanya pasir timbul. “Penasaran pengin ngelihat pasir timbulnya,” kata dia, Rabu (14/10/2015).

Hal senada juga diungkapkan oleh Ignatia (23), salah satu pengunjung menyatakan, “Pantai ini lagi terkenal,” kata Tia, sapaan akrab Ignatia yang ke pantai itu bersama rombongan.

Banyak juga pengunjung yang beralasan datang hanya untuk berfoto-foto, seperti Afni Putri (20) “Memang niat dari rumah ke sini buat foto-foto doang,” kata dia.

Pengelola pantai Sari Ringgung Rendra Andika (36) mengakui, jumlah pengunjung pada liburan kali ini membeludak “Hari ini memang dari sekitar jam delapan, pengunjung udah mulai datang, biasanya kalau hari libur begini jumlah pengunjung bisa sampai dua ribuan orang, kalau hari biasa sih cuma ratusan pengunjung,” jelas Rendra.

Di sisi lain, objek wisata di Lampung semacam Sari Ringgung masih terbukti belum ramah pada wisatawan sebagaimana lazimnya lokasi pariwisata di Denpasar. Selain pengunjung merasa tidak nyaman, hampir di semua lokasi dipaksa merogoh kocek lagi. Diungkapkan Rudi yang ke pantai itu bareng pacarnya, dia merasa kurang nyaman. Sebab, sebentar-sebentar petugas datang. “Saya masuk dengan sepeda motor tiketnya sudah Rp.30 ribu,” kata dia.

Kemudian, jelas dia, duduk di pondokannya, yang kecil diminta bayar Rp.50 ribu. “Gardu yang besar itu, saya tadi diminta Rp.100 ribu,” katanya.

Rudi juga kesal, setelah tahu untuk melihat pasir timbul harus membayar lagi naik perahunya. Belum lagi pakai ban kalau berenang, sewa lagi. “Kita ke toiletnya habis mandi, diminta lagi, kapok saya ke pantai ini, gerak dikit saja kena palak semua,” kata dia kesal. (M. SADDAM)

 

 

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *