52 views

BNN Lampung Sudah Lepas Oknum PNS yang Terjaring Pesta Narkoba

BANDAR LAMPUNG- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung yang telah berhasil menggerebek dan mengamankan sepuluh orang yang diduga sedang pesta narkoba jenis inek. Kini sudah melepas semuanya.

Sepuluh orang yang terjaring razia, dimana dua diantaranya disebut-sebut oknum pegawai negeri sipil di Dinas Perhubungan dan para pemandu lagu (PL) perempuan, meski sempat dikabarkan ditahan BNN Lampung, kini Kamis (15/10/2015) siang dijelaskan, sudah dibebaskan semua. Mereka hanya wajib lapor seminggu sekali.

Menariknya, operasi penggerebekan BNN Lampung di Karaoke Nirwana, jalan Soekarno- Hatta, Bandarlampung itu, menurut satpam, tidak diketahui Kepala BNN Provinsi Lampung. “Pak Kepala sedang di Jakarta,” kata Andi Zohari, Satpam BNN Provinsi Lampung yang melarang wartawan harianfokus.com masuk kantor itu, Kamis (15/10/2015) siang.

Andi Zohari didampingi rekannya, salah satu petugas satpam di BNN Lampung itu selain menyatakan Kepala BNN Provinsi Lampung sudah lama di Jakarta, semua pejabat di BNN Lampung juga tidak ada di kantor. Jadi pihaknya bersikeras melarang awak media masuk karena memang diperintah atasan. “Hari Jumat pak Kepala baru pulang,” kata Andi tegas.

Sementara, menurut Staff Rehabilitasi di BNN Lampung, Kusmini, semua yang terjaring razia pada Selasa (13/10) dini hari sudah dibebaskan. “Tidak ada yang kami tahan,” kata Kusmini yang diwawancarai via ponsel.

Dia enggan komentar lebih lanjut sebab bukan kewenangannya memberikan keterangan. “Kami tidak mau disalahkan,” tegasnya.

Namun demikian, Kusmini menjelaskan, sepuluh orang yang terjaring itu wajib lapor ke BNN seminggu sekali.

Diketahui, penggerebekan di Karaoke Nirwana pada Selasa (13/10/2015) lalu BNN Lampung mengamankan AP, F, BS, RR, CD, MA, MW, EH, AS, dan PA. Dari ke-10 orang yang digerebek dan diamankan tersebut, terdiri dari empat pemandu lalu (PL), dua orang diduga PNS di Dinas Perhubungan, dan empat orang laki-laki.

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Lampung A Haris mengatakan, petugasnya melakukan razia dan berhasil menangkap sepuluh orang yang diduga mengonsumsi narkoba di tempat Karaoke Nirwana. “Saat digerebek, ditemukan 10 orang dalam tempat hiburan tersebut. Kemudian, dilakukan tes urine, ternyata hasilnya positif mengandung zat narkoba yang diduga pil ekstasi (inex). Berdasar pada pengakuan salah satu di antara ke-10 orang yang diamankan itu, dia minun air dalam botol Ceria. Untuk barang bukti cairan dalam botol plastik Ceria sedang dikirim ke BNN pusat untuk diuji laboratorium,” kata A. Haris, Selasa (13/10/2015).

Dia menjelaskan di antara 10 orang yang diamankan tersebut, dua di antaranya merupakan PNS dan sedang dilakukan penahanan sementara.

“Dari sepuluh (10) orang tersebut, dua di antaranya PNS, yakni AP dan EH, mereka semua masih dalam proses pemeriksaan petugas untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Untuk sementara pasal yang kenakan terhadap ke-10 orang tersebut, yaitu Pasal 112 Ayat (1) Subpasal 127 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya.(WAWAN IRAWAN)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *