11 views

Enam Kecamatan di Tanggamus Tak Bisa Bikin KTP-El

HARIANFOKUS.COM- Enam kecamatan di Kabupaten Tanggamus kini tidak bisa melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-El). Hal tersebut lantaran terkendala kerusakan perangkat. Keenam kecamatan yang belum bisa perekaman tersebut yakni Kecamatan Wonosobo, Cukuhbalak, Pematangsawa, Kelumbayan, Kelumbayan Barat, Limau dan Kecamatan Kotaagung Timur. Bahkan di Kecamatan Kotaagung Timur, hilang lantaran peralatan rekamnya dicuri.

Menurut Kabid Kependudukan, Riza Husna mendampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus Irsan Rianto, akibat kerusakan alat tersebut menyebabkan target perekaman kembali tersendat. Sementara sampai akhir tahun ini perekaman dituntut harus selesai 100 persen, sebab KTP sistem administrasi kependudukan (SIAK) sudah tidak berlaku lagi di Tanggamus. Untuk menyiasatinya, masyarakat yang kecamatannya tidak bisa merekam, terpaksa ke kecamatan tetangga.

“Ya, bagi masyarakat yang ingin melakukan perekaman, bisa ke kecamatan lain, misal dari Limau, kemudian kebetulan ketempat saudaranya di Kotaagung, maka bisa langsung perekaman, dan kita sudah beri surat edaran agar kecamatan yang alatnya masih berfungsi untuk memberikan pelayanan,” ujar dia, Senin (26/10).

Untuk perekaman di 14 Kecamatan lain lanjut Husna, saat ini sudah kembali normal, awalnya memang mengalami gangguan server sejak 25 Agustus lalu. “Komputer server yang ada dipusat tersebut sudah bisa terkoneksi dengan baik untuk melakukan pengiriman data hasil perekaman, jadi untuk saat iniĀ  baik perekaman maupun pencetakan sudah bisa dilakukan lagi,” bebernya.

Yang jadi kendala saat ini sambung Riza, adalah sering padamnya listrik dan tidak stabilnya tegangan. Sehingga kerap membuat alat rekam maupun cetak tidak berfungsi secara optimal.”Terkadang saat mau cetak atau rekam, listrik mati mendadak, dan matinya itu lama sekali, sehingga kalau harus pakai genset maka pengeluaran semakin bertambah, dan tidak semua kecamatan pula punya genset,” ungkap Husna.

Husna mengaku sampai saat ini data perekaman sudah mencapai 71 persen dari 469.568 masyarakat yang wajib KTP. Dan dari jumlah itu saat ini sudah tercetak 21.904 keping KTP el yang telah dicetak sendiri oleh disdukcapil, sementara 244.166 keping yang tercetak dari pusat. (ODO)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *