18 views

Warga Minta Perbaikan Jembatan Pekon Banjarnergeri

HARIANFOKUS.COM- Kondisi jembatan penghubung di Pekon Banjarnegeri Kecamatan Gunungalip dan Pekon Waypering, Kecamatan Pugung sangat memprihatinkan. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam menjual hasil bumi.

Sulhan (40) salah seorang warga Pekon Banjarnegeri menjelaskan, kondisi jembatan saat ini hanya bersifat darurat. TerbuatĀ  dari pelepah kelapa saja, masyarakat yang hendak melintas pun harus ekstra hati-hati, terutama malam hari. Karena bisa saja tergelincir dan terperosok.

“Kerusakannya memang sudah cukup lama sih mas. Ya, walaupun tidak terlalu dalam bawah jembatan, tapi kalau jatuhkan bahaya juga. Saya minta kepada Pemerintah Tanggamus untuk segera memperbaiki karena jembatan ini satu-satunya akses yang menghubungkan dua pekon di dua kecamatan,” kata dia, Selasa (27/10)

Sementara itu, Kepala Pekon Banjarnegeri, Muslimin membenarkan bahwa jembatan penghubung antara Pekon Banjarnegeri dan Pekon Waypering tersebut kondisinya kini cukup memprihatinkan dan warga sekitar mengharapkan bantuan pembangunannya guna mempermudah masyarakat saat mengangkut hasil pertaniannya.

“Kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi sejak lama, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan dari dinas terkait. Sehingga wajar kalau kerusakannya semakin parah, untuk itulah kedepan kami berharap agar pemerintah dapat segera membangun jembatan tersebut,” harapnya.

Menanggapi adanya permohonan perbaikian jembatan, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanggamus Hj. Retno Noviana Damayanti mengatakan, masyarakat melalui aparat pekon atau kecamatan di masing-masing wilayah mengajukan proposal permohonan perbaikan jembatan.

Setelah proposal masuk, lanjutnya, maka akan turun tim dari Dinas PU Tanggamus ke lokasi jembatan yang rusak. Untuk melakukan pengukuran panjang dan lebar jembatan, dari sanalah akan diketahui berapa dana yang harus dianggarkan untuk perbaikan jembatan.

“Jika memang memungkinkan akan diperbaiki tahun ini karena mendesak dan dana yang dibutuhkan tercover, maka akan kita perbaiki. Jika tidak memungkinkan, maka akan kita perbaiki pada anggaran tahun 2016 mendatang. Dan saya juga minta kepada masyarakat untuk bersabar,” pungkasnya. (ODO)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *