8 views

Bambang Irawan, Pembuat Uang Paslu untuk Pilkada Ditangkap

HARIANFOKUS.COM- Penyidik Subdirektorat Uang Palsu Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggerebek pabrik uang palsu yang diduga untuk Pilkada pada 9 Desember nanti. Satu orang ditangkap dalam penggerebekan tersebut.

Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Kombes (Pol) Agung Setya mengatakan, pabrik uang palsu itu berada di salah satu rumah di Jalan Sukapandang, RT 04 RW 06, Kelurahan Karya, Kecamatan TeragongKidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. “Pelaku yang kami tangkap di lokasi dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka atas nama Bambang Irawan,” ujar Agung, Jumat (13/11/2015).

Tindakan penyidik itu diawali laporan masyarakat yang masuk pada 10 November 2015, tentang ditemukannya uang palsu dalam jumlah besar di Bank BCA Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Penyidik kemudian mengembangkan laporan itu hingga akhirnya dilakukan penggerebekan dan penangkapan.

Di lokasi, penyidik mengamankan 315 lembar rupiah palsu pecahan Rp 50.000, seperangkat komputer, tiga unit printer, peralatan sablon, tinta serta beberapa peralatan khusus yang digunakan untuk mencetak uang tersebut.

Salah satu penyidik di Subdirektorat tersebut mengatakan, pelaku sudah beroperasi sejak tahun 2011. Dia bekerja berdasarkan pesanan pihak-pihak tertentu.

“Jadi ada yang pesan Rp 10 juta pecahan berapa, dia buat. Lalu ada yang pesan lagi Rp 15 juta, lalu dia buat,” ujar penyidik tersebut.

Ia membenarkan bahwa pesanan tersebut terkait pemilihan kepala daerah. Menurut dia, menjelang pilkada, peredaran uang palsu meningkat.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak bekerja sendirian. Saat ini, pelaku sudah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri dan diambil keterangannya. Penyidik masih memburu rekan pelaku.

Atas tindakannya, Bambang dikenakan Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (*)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *