91 views

Sisi Lain Pasutri yang Membunuh, Memotong Kemaluan dan Membakar Mobil Rudi

Kasus meninggalnya Rudi (25) dengan kemaluan yang terpotong dan mobil terbakar, dibekuk aparat dari Polres Tulangbawang. Sisi lain dari pembunuhan tragis itu, disebut-sebut warga sebagai persoalan dendam dan terbakar api cemburu. Inilah kisah dibalik pembunuhan sadis di Penumangan, Tulangbawang Barat.

HARIANFOKUS.COM- Sebelum Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong mengatakan, pasangan suami istri Rudi Efendi dan Nuriah berkomplot membunuh Rudi, memotong kemaluan dan juga membakar mobil yang dikendarai korban pada Minggu (15/11/2015). Warga di Tulangbawang Barat sudah menabur gosip.

Diceritakan Hari, warga Kampung Penumangan Baru, Rudi Effendi yang masih berusia 23 tahun itu tega menghabisi Rudi (25), sopir travel akibat amarah dan cemburu. “Ya kalau rekam jejaknya, Rudi Effendi itu tidak pernah berbuat onar, tidak pernah terdengar berantem juga,” kata dia pada harianfokus.com, beberapa waktu lalu.

Namun, Hari yang mengaku jadi teman sekolah Rudi Effendi menjelaskan, dia hanya pernah beratem ketika SD, itu pun sebatas kenakalan anak-anak. “Itu juga cuma sekali, berbeda dengan kakaknya yang memang dikenal jagoan,” kata dia.

Bagaimana Rudi Effendi tega menghabisi sopir travel jurusan Tulangbawang Barat- Bandarlampung itu, dia mengaku tak tahu persis. Hanya awalnya, jelas dia, memang ada kabar kalau Rudi Effendi mencari-cari sopir travel yang bernama Rudi.  “Kata orang-orang sih, pas baru nikah, istrinya tidak perawan. Nah ditanya siapa yang merusak dia, diungkaplah Rudi sopir travel itu.”

Keterangan itu entah untuk mendramatisir kematian Rudi yang kemaluannya terpotong dan kabarnya dimakan pasangan suami istri (pasutri) tersebut atau tidak, tak ada warga yang lebih detail mengetahuinya dan tidak ada yang berani berkomentar.

Kayaknya, ungkap warga Penumangan Baru yang takut ketika akan ditulis, setelah tahu istrinya tidak perawan itu Rudi Effendi diolok-olok. “Istrimu tuh, bekas sopir travel. ”

Terungkapnya perkara pembunuhan sadis itu sendiri, berawal dari adanya penemuan mobil Daihatsu Xenia warna hitam BE 2625 TF yang terbakar di Kampung Penumangan Lama, pada 4 Oktober silam.

Di dalam mobil tersebut, ditemukan sesosok mayat yang diketahui identitasnya bernama Rudi. Kondisi Rudi sangat mengenaskan. Ada luka di telinga, memar di kening, memar di pipi sebelah kanan dan kemaluan terpotong. Polisi lalu melakukan penyelidikan. Akhirnya polisi mengidentifikasi tersangka yaitu Rudi (23) dan Nuriah (20).

Mereka ditangkap di rumahnya di Kampung Penumangan Baru, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat. Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong mengatakan, pasangan suami istri ini membunuh Rudi dan memotong alat vitalnya. “Mereka berkomplot membunuh Rudi,” ujar Kapolda Edward. (ade cafesa/red)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *