Pembatalan Musda Hanura Disebut Ulah Mance

HARIANFOKUS.COM- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hanura Lampung yang diagendakan pada 22-23 November 2015 di 7 Hotel dibatalkan secara tiba-tiba dan sepihak oleh DPP Hanura. Pembatalan Musda itu disinyalir bagian dari skenario politik Ketua DPD Partai Hanura Lampung Abdurrahman Sarbini alias Mance. Sebab, Mance yang berniat maju kembali pada Musda diprediksi akan kalah bahkan tidak akan lolos pada tahapan seleksi pencalonan karena belum memenuhi syarat dukungan yakni 30 persen suara dari 20 pemilik suara yang diperebutkan dan harus berasal dari DPC atau sayap partai.

Mance mengatakan dirinya sudah mengetahui pembatalan Musda sepihak oleh DPP. Oleh karena itu, dia sudah mengutus Sekretaris DPD Hanura Abdullah Sani untuk mengklarifikasi pembatalan Musda. “Saya sudah perintahkan Sekretaris ke Jakarta untuk mengklarifikasi pembatalan Musda. Karena, kalau informasi Korwil melalui SMS mengatakan jika Musda nanti di Lampung bakal tidak aman, takut ada bentrok antar kader. Dan saya meminta semua kader memahami ini,” kata dia, Kamis (19/11).

Eks Bupati Tulang Bawang dua periode ini membantah jika dirinya yang meminta DPP untuk membatalakan Musda. Bahkan, dirinya siap bertarung dengan siapapun untuk memperebutkan kursi DPD Hanura.

“Saya belum tahu mau maju Musda atau tidak. Yang pastinya jika kita berbeda pandangan jangan sampai terjadi perpecahan diinternal partai,apalagi terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Sementara itu, pesaing Mance untuk memperebutkan Ketua DPD Hanura Lampung, Yozi Rizal FOKUS-Pembatalan yang dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) membuat salah satu Calon ketua DPD Hanura lampung,Yozi Rizal kecewa.

Ketua DPC Partai Hanura Waykanan, Yozi Rizal  mengatakan, penundaan Musda semestinya melalui mekanisme organisasi, bukan langsung ke Panitia Pelaksana. “Kalau itu benar, mestinya melalui mekanisme organisasi. Karena Panitia itu yang meng-SK-kan DPD. Jadi melalui DPD dulu baru ke Panitia,” kata Yozi kepada harianfokus.com setelah menghadiri rapat di DPD Hanura, Kamis (19/11).

Yozi menilai penundaan itu masih belum jelas karena belum ada pernyataan resmi dari DPP. “Sejauh ini penyataan pembatalan itu hanya sekadar isu saja, bahkan pernyataan resmi dari DPP belum ada terkait penundaan ini,” kata dia.

Terkait pencalonan Yozi sebagai Ketua DPD Hanura, dia mengaku sudah mendapat dukungan dari kader-kader Hanura. “Ya berani mencalonkan diri ini karena mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan DPC,” ujarnya.

Menampik isu yang beredar pembatalan Musda terkait pencalonan dirinya, Yozi menyikapinya ini hal yang biasa karena persaingan dalam merebutkan Ketua DPD Hanura.”Ya ketika terjadi hal seperti ini jika dalam pencalonan saya merusak acara Musda saya akan mundur, saya maju juga untuk meperbaiki internal partai,” tuturnya.

Diketahui, sudah ada empat orang yang bakal maju memperebutkan Ketua DPD Partai Hanura Lampung. Yakni Ketua DPC Waykanan Yozi Rizal, Ketua DPC Pesawaran Supriadi, Ketua Pemuda Hanura Teddy Hartadi dan incumbent Mance.

Sebelumnya, Sekretaris OC Musda Sukoyo mengecam pembatalan Musda sepihak oleh DPP. (Baca: DPP Hanura Dinilai Arogan)

Pembatalan Musda yang hanya melalui SMS kepada Ketua OC atau Panitia Pelaksana, Nurhasanah. Sementara persiapan Musda Hanura sudah sampai 90 persen.  “DPP semau-maunya kayak gini,” kata dia. (ade cafesa)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *