1 views

Hanan Tumbalkan Heri Wardoyo

FOKUS- Bupati Tulang Bawang Hanan A Rozak kembali bermanuver. Setelah keok dengan PT BNIL di PTUN Bandarlampung beberapa waktu lalu, kini Hanan buang badan. Saat ini ia menumbalkan wakil bupatinya Heri Wardoyo sebagai tim penyelesaian sengketa lahan PT BNIL dengan warga.

Hanan mengatakan, penunjukan Heri sebagai tim penyelesaian sengketa sebagai bentuk keseriusan untuk menyelesaikan sengketa lahan seluas 1.570 hektar.


“Kab Tulang Bawang harus bermartabat. Rakyat dan pemerintah taat hukum, begitu juga perusahaan. Jadi siapapun harus taat dengan hukum, izin lokasi bisa diberikan namun izin pembebasan lahan juga harus diberikan. Jika belum diberikan maka ini bermasalah karena PT BNIL sudah mengantongi izin HGU  itu tidak boleh. Kasus BNIL akan dikawal oleh tim penyelesaian sengketa lahan yang diketuai wakil bupati,” kata dia dalam sambutan saat pertemuan dengan masyarakat di Balai Desa Bujuk Agung, kemarin.

 

Hananjuga meminta kepada pemerintah kampung agar menginventarisir kepemilikan lahan masyarakat yang merasa dirugikan oleh PT BNIL dan meminta agar masyarakat melengkapi dokumen bukti kepemilikan lahan yang saat ini dikuasai oleh PT BNIL.
“Kami minta dipastikan siapa-siapa, 1420 orang yang lahanya dikuasai PT BNIL . Saya berjanji akan terus menggiring persolan ini ke tingkat provinsi ke DPR RI, kekementrian bila perlu sampai presiden. Sepanjang permasalahan PT BNIL ini  tidak dapat diselesaikan ditingkat kabupaten,” tegasnya.

Lebih lanjut Hanan membeberkan, jika saat ini pihaknya sedang mempunyai persoalan dengan PT BNIL. Yakni, terkait pencabutan persetujuan izin tanam yang kini sedang banding di PTUN Medan.

“Jangan sampai ini jadi masalah kriminal. Tolong menahan diri, jangan cepat terpancing. Persoalan menuntut tanah bisa menjadi persoalan kriminal,” ungkapnya.

Ketua DPRD Tulang Bawang, Hj. Winarti yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya akan membentuk tim pansus untuk menyelesaikan persoalan lahan.

“Kalau tim pansus saya bermain dengan PT. BNIL akan saya PAW di berhentikan dengan tidak hormat, jika memang pansus saya main hati,” kata politisi PDIP ini.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kapolres Tulang Bawang, AKBP. Agus Wibowo, Dandim 0426 Infantri Endar, Kepala badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus. (saidi/win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *