Hanan “Goyang” Gunadi

FOKUS- Setelah Partai NasDem Lampung, Gerindra juga diperkirakan akan memanas. Pasalnya, Bupati Tuba Hanan A Razak dikabarkan sudah melobi DPP Gerindra untuk mengambil alih Gerindra Lampung dari tangan Gunadi Ibrahim. Hanan juga sudah menunjuk beberapa orang kepercayaannya untuk mendampinginya menjalankan roda partai besutan Prabowo Subianto ini.

Sementara, Gunadi setelah gagal menjadi Anggota DPR RI dan Bakal Calon Wakil Gubernul Lampung yang berpasangan dengan Amalsyah Tarmizi pada pilgub tahun lalu, kini Gunadi menurunkan greadnya maju Pilkada di Lampung Tengah tahun ini menggandeng K.H. Imam Suhadi.

Pasangan dengan tigeline BAGUS ini diusung Gerindra dan PKB ini optimis bisa mengalahkan incumbent Mustafa-Loekman. Gunadi menjadi satu-satunya kader Gerindra Lampung yang maju pilkada serentak di 8 kabupaten/kota se Lampung yang akan digelar 9 Desember 2015. Majunya Gunadi di Lamteng membawa nama besar atau harga diri Gerindra Lampung. Sehingga kader Gerindra Lampung diinstruksikan untuk fokus pemenangan di Lamteng.

 

Berikut petikan wawancara Harian Fokus kepada Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung Pattimura yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lampung periode 2014-2019.

 

Ada kabar jika Hanan A Rozak (Bupati Tuba) akan merebut Gerindra Lampung dari tangan Gunadi, apa tanggapan Anda?

 Info dari mana itu? Itu tidak benar. Dia kan Bupati di Tuba, kenapa mau merebut Gerindra. Jadi, enggak mungkin Hanan mau merebut Gerindra Lampung.

 

Bisa Anda jelaskan, kenapa Anda sangat yakin jika kabar ini tidak benar?

Kader Gerindra Lampung hingga saat ini masih kompak dalam garis komando pak Gunadi. Dan sejauh ini kami diinternal partai belum mencium adanya gerakan-gerakan untuk melengserkan dia (Gunadi). Jadi, saya sama sekali tidak percaya dengan kabar itu (Hanan Depak Gunadi).

 

Dengan hijrahnya beberapa petinggi partai Gerindra ke partai lain, apakah itu tidak jadi bukti kalau internal Gerindra sedang bergejolak?

Kami diinternal tidak ada gejolak apapun. Kalau ada kader yang pindah ke partai lain, kami tidak bisa menahannya. Kepindahan atau hijrah ke partai lain itu bagian dari hak politik mereka. Bukannya perbedaan itu menjadi rahmat bagi kita.

 

Ada yang berpendapat jika roda partai Gerindra Lampung tidak berjalan? Bahkan banyak kader menyebut Gerindra Lampung milik Gunadi dan beberapa petinggi partai saja. Artinya, kader tidak pernah dilibatkan dalam setiap agenda, apa tanggapan Anda?

Saya kira kalau ada pernyataan roda partai tidak berjalan tidak mungkin kami menjadi salah satu partai pemenang pada pemilu lalu. Kami menempatkan beberapa kader kami didaerah menjadi pimpinan DPRD kabupaten/kota. Ini menjadi bukti kalau kami kompak dan tersistem dalam garis komando.

 

Apa dalam benak pertama Anda mendengar kabar jika Gerindra Lampung akan diambil alih Hanan?

Kaget saja, karena itu tidak mungkin. Saya fikir itu hanya sebagai upaya memecahkan konsentrasi kami memenangkan Pilkada Lamteng. Sehingga saya tidak ingin terlalu menanggapi kabar itu.

 

Sejauh ini pergerakan BAGUS seperti apa?

Menang, kami yakin 100 persen menang. Semua kader dan tim pemenangan sudah bergerak untuk memenangkan pak Gunadi-Imam. Dan visi dan misi pasangan sangat diminati dan dielukan masyarakat disana.

 

Program seperti apa yang diminati atau dielukan masyarakat Lamteng?

 Pertama, masalah infrastruktur jalan. Pasangan kami mengusung infrastrutur jalan karena memang kenyataannya jalan di Lamteng nyaris tidak ada yang bagus, maka BAGUS siap membenahi itu. Kedua, perbaikan birokrasi pemerintahan. Sejauh ini di Lamteng dalam penepatan tenaga ahli atau dinas tidak selalu tepat sesuai ahlinya. Nah, bagaimana Lamteng ini akan sejajar dengan kabupaten/kota didaerah lain kalau penataan birokrasinya tidak di BAGUS kan. Ketiga, masalah keamanan. Saya rasa persoalan ini bukan menjadi rahasia umum lagi, jika di Lamteng bukan salah satu daerah yang aman. Begal dimana-mana, narkoba dimana-mana, bagaimana mau hidup nyaman disana, bagaimana invetor bias dating menanamkan bisnisnya disana kalau keamanan saja tidak bias dihandle. Tiga program ini menjadi program unggulan kami dan sangat diinginkan masyarakat Lamteng.

 

Bukannya elektabilitasnya incumbent sekarang naik terus dan timnya semakin masif?

Program yang diusung incumbent hampir sama dengan program kami. Sekarang masyarakat sudah pintar dan cerdas, kenapa program itu tidak dilakukan ketika dia menjabat atau memimpin. Sekarang ini masyarakat Lamteng sudah kecewa dan tidak percaya lagi dengan janjinya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *