39 views

Mahlil Kepala SMAN 12 Balam: Anak Petani yang Sukses

FOKUS-Tampan, muda, syarat pengalaman,dan sukses dalam karier dan keluarga. Adalah Drs.Mahlil,M.Pd, Kepala SMA N 12 Bandarlampung.

Tenaga pengajar alias guru yang mengawali karier sejak tahun 1994 ini pernah mencicipi bagaimana rasanya menjadi guru didaerah terpencil, SMA N 1 Panaragan Jaya.

Manusia mempunyai rencana, Allah juga punya rencana, tapi sebaik-baiknya rencana, adalalah rencana Allah, hal itu terucap dari bibir suami Rahmawati ini.

Diceritakannya setiap karier seseorang sudah sangat tentu diawali dari nol,dia sempat bersilang pendapat dengan keluarga, Mahlil yang dahulu bercita-cita menjadi ahli teknisi tidak mau mengikuti saran dari keluarganya yang memiliki latar belakang sangat agamis untuk melanjutkan sekolah di pondok pesantren.

Orang nomor satu di SMAN 12 Bandarlampung ini sempat mendaftarkan di Institut Teknologi Surabaya(ITS),namun sayang harapannya itu tidak tercapai lantaran dia tidak lulus dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut.

 

Setelah itu, dia melanjutkan kuliah di Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Raden Intan Lampung sebagaimana keinginan keluarganya.

 

Saat kuliah, lanjutnya, Mahlil memperoleh permasalahan, mulai dari permasalahan ekonomi keluarga hingga permasalahan dengan mata kuliah. Sebagai anak seorang petani dengan penghasilan yang pas-pasan dia harus mampu sehemat mungkin menggunakan uang sakunya.

Beasiswa adalah solusi yang dia butuhkan pada saat itu,sehingga usaha kerasnya dalam belajar dibuktikan dengan raihan beasiswa yang didapatnya semasa kuliah.

Dengan berbekal kemauan dan kegigihan yang tinggi sehingga semuanya bisa dilewati dan studinya bisa diselesaikan dengan nilai yang memuaskan.

Setelah tamat dari IAIN Raden Intan Lampung, Mahlil diangkat menjadi guru dan ditugaskan menjadi guru di SMA N 1 Panaragan Jaya, disana dia melihat betapa timpangnya pembangunan di Negeri ini, dimana pembangunan gedung sekolah saja sangat terbatas, kondidi pedesaan yang seharusnya menjadi pusat pembangunan tetapi sangat minim dalam pembangunan.

Diakui Mahlil, jika Sumber Daya Manusia(SDM) di daerah perkampungan sebenarnya baik, akan tetapi kondisi pembangunan yang tidak merata sehingga menjadikan mereka seakan tersisihkan dari anak-anak yang ada di perkotaan.

Kondisi minimnya daya saing sekolah karena sekolah yang berada didaerah juga sedikit, menjadikan siswa tidak termotivasi karena merasa saingan tidak ada, dia mencontohkan perlombaan apa saja yang diikuti oleh 2 peserta saja dibandingkan dengan perlombaan yang diikuti oleh 10 peserta, jelas semangat kompetisi dan persaingan untuk lebih baik itu akan berbeda. Ditambah lagi dengan jumlah tenaga pengajar yang minim, menjadi salah satu indikator juga dalam peningkatan kualitas peserta didik, kata dia.

Setelah 2 tahun mengabdikan diri di SMA 1 Panaragan Jaya, Mahlil dipindah tugaskan ke SMA N 3 Bandarlampung, disana dia juga mengampu mata pelajaran yang sama yakni Pendidikan Agama Islam, setelah 8 tahun mengajar disana dia sempat dipercaya menjadi pembina OSIS, dan terakhir Mahlil mendapat amanah menjadi Plt Kepala Sekolah SMA N 3 Bandarlampung.

Pria yang berhasil mengantarkan anak sulungnya menjadi calon pemimpin dikalangan TNI AD yakni menempuh pendidikan di Akademi Militer tahun lalu ini juga menghimbau kepada kalangan pelajar maupun mahasiswa untuk proaktif mengikuti program pendidikan yang dibuat regulasinya oleh kemterian terkait, karena sesuai dengan pengalamannya diwaktu melanjutkan studi di program pascasarjana, dirinya mengaku mengikuti jalur beasiswa dari kementerian, dimana pengumuman adanya program beasiswa itu tidak disebarkan secara umum, melainkan via internet, jadi kita yang rajin membuka internet atau yang kebetulan diberitahu kawan kalau ada program tersebutlah yang mengetahui, apalagi dijaman ruang publik yang terbuka seperti saat ini, internet sudah tergenggam ditangan, khususnya dikalangan pemuda yang sudah hampir merata memiliki gadget,Android dan sebagainya untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi itu semaksimal mungkin, apalagi ketika berbicara untuk masa depan kita sendiri,tutupnya.(Adi).

Caption : Drs.Mahlil,M.Pd, Kepala SMA N 12 Bandarlampung.

 

RIWAYAT HIDUP MAHLIL

 

Nama                             : Drs. Mahlil,M.Pd

Tempat tanggal lahir  : Aramantai, 15 April 1967

Alamat                          : Perumahan Griya Sukarame,Blok B 7 No 10 Bandarlampung

Nama Istri                   : Rahmawati,M.Mpd

Anak-anak

  1. Rizki Fitra Handi (Akmil Darat 2014)
  2. Aditya Rido Gemilang( SMAN 3 Bandarlampung)
  3. Nazer Ardiyansyah ( SMPN 1 Bandarlampung)
  4. Syafik Al-Ghifari ( MIN 5 Bandarlampung)

 

Riwayat Pendidikan

  1. SDN 1 Pajar bulan Lulus 1981
  2. MTS Roudlothul Nasihin (Tidak sampai selesai)
  3. MTS Nasional Brebes Lulus 1984
  4. SMA Utama 1 Bandarlampung Lulus 1986
  5. Strata 1 IAIN Raden Intan Lampung Lulus 1992
  6. Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung Lulus 2010

 

 

Pengalaman Kerja

  1. Guru SMAN 1 Panaragan Jaya Tahun 1994-1996
  2. Guru SMAN 3 Bandarlampung Tahun 1996-2014
  3. Plt Kepala Sekolah SMAN 3 Bandarlampung 2014-2014
  4. Kepala Sekolah SMAN 12 Bandarlampung 2014-sekarang

 

Pengalaman Organisasi

  1. Senat Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung
  2. Pengurus HMI Kota Bandarlampung
  3. Ketua Forum Mahasiswa Beasiswa IAIN se-Sumatera
  4. Ketua Forum Alumni Mahasiswa Beasiswa Pascasarjana IAIN Se-Sumatera
Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *