3 views

Sayembara Anti Politik Uang

BANDARLAMPUNGPasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung nomor urut 2, Herman HN – Yusuf Kohar (Herman Yuk) juga menggelar sayembara anti politik uang, seperti yang dilakukan pasangan calon Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya – Edward Anthony.

Jika pasangan Raden Adipati Surya – Edward Anthony membatasi sampai Rp15 juta, berbeda dengan Herman Yuk. Tim pemenangan petahana itu tidak membatasi anggaran bagi warga yang berhasil menangkap praktik money politic.

“Yang jelas 1 orang akan kita beri Rp5 juta. Kalau ada 10 orang yang menangkap pelaku politik uang, ya harus kami bayar Rp50 juta,” kata Rakhmat Husein DC, penghubung atau LO pasangan Herman Yuk, Senin (30/11).

Menurut Rakhmat, warga yang berhasil menangkap praktik money politik harus ada pelaku, barang bukti, saksi dan memenuhi unsur pelanggaran setelah dikaji oleh Panwaslu. “Yang jelas harus diproses¬† Gakumdu dan penuhi unsur pelanggaran, serta berujung ke proses pengadilan, baru anggaran kami keluarkan,” kata dia.

Sayembara money politic ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat, di luar anggota Panwaslu Bandarlampung dan jajarannya. “Prinsipnya bandar tidak mau kalah. Ya harus terbukti politik uang. Untuk warga kami tidak janjikan untuk memilih nomor urut 2, tapi kami janjikan untuk menangkap pelaku praktik politik uang,” kata dia.

Menurut Rakhmat, sayembara ini dilakukan karena mereka prihatin terhadap kinerja Panwaslu yang hingga saat ini belum mampu menangkap pelaku pelanggaran politik. Sementara, praktik politik uang ini sudah tersebar hampir di 20 kecamatan se-Bandarlampung.

Dia mencontohkan, sudah banyak masyarakat yang menemukan pasangan lain yang melakukan pelanggaran politik uang dengan membagikan barang yang tidak termasuk dalam kesepakatan PKPU, yakni jilbab dan handphone (HP).

“Kami sayangkan kinerja Panwaslu. Ada pembagian HP cina di Kecamatan Kedaton dan Wayhalim, tapi Panwas diam saja. Mereka memilih menerima laporan dari pada temuan hasil kerja di lapangan,” katanya. (Ayn)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *