SMP Wiyatama Pakai Strategi Baru

BANDARLAMPUNG-Dalam melaksanakan ujian, sekolah selalu memakai strategi baru untuk memaksimalkan potensi siswa. Hal itulah yang dilakukan SMP Wiyatama Bandarlampung dengan cara memberikan jam tambahan tetapi bukan les sebagaimana biasanya.

Menurut Evi Virdiana,S.Si wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMP Wiyatama , kesiapan untuk menghadapi ujian, baik ujian semester maupun ujian nasional sudah dipersiapkan sekolahnya sejak awal masuk ajaran baru.

“Persiapan kita terkait ujian baik itu ujian semester atau ujian nasional, sudah kita siapkan sejak awal tahun ajaran,” ucapnya.

Lanjutnya, langkah yang mereka ambil yakni memasukkan jam mata pelajaran tambahan kedalam jam sekolah, hal tersebut supaya siswa tidak pulang terlebih dahulu dan konsentrasi tetap berada di sekolah.

“Jam les, kita masukkan ke dalam jam sekolah, jadi siswa tidak ada yang pulang terlebih dahulu dan tetap terfokus dengan sekolah,” jelasnya

Pilihan memasukkan jam les kedalam jam sekolah karena berdasarkan pengalaman ada, ketika les diadakan setelah siswa puang kerumah, maka siswa akan bermalas-malasan untuk kembali ke sekolah, dan fokusnya akan terpecah dengan kondisi di rumah.

“Kendala selama ini, ketika diadakan les, mereka selalu bermalas-malasan, jadi ini merupakan salah satu strategi kita juga untuk tetap menjaga semangat anak dalam belajar,” imbuhnya.

Selain itu, Ibu empat orang anak ini juga merasa bahwa kecanggihan teknologi yang terjadi saat ini, dimana semua dapat didapat dengan instan merupakan indikator penyumbang kemalasan siswa, siswa jadi malas membaca dan semangat baca juga sudah jarang sekali ada saat ini.

“Kecanggihan tekhnologi yang saat ini terjadi, merupakan salah satu masalah juga yang merupakan penyumbang penyebab kemalasan siswa, karena dengan memanfaatkan tekhnologi itu semua bisa serba instan dan tanpa melewati proses membaca lagi seperti dulu,” tutupnya.(Adi).

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *