2 views

Badri, Korban Penyerangan Tim Mustafa Masih Koma

FOKUS- Salah satu korban perusakan posko tim pemenangan Gunadi-Imam, Badri mengalami koma. Korban mengalami luka dibagian kepala, leher dan dada. Saat ini dia dirawat di ruang VIP 209 Gedung Mahan Munyai, Rumah Sakit Umum Daerah, Abdul Moeloek, Bandarlampung.

Azwar Saparudin menuturkan, saat diperbal (pemeriksaan berita acara laporan) Badri masih membeerikan keterangan. Saat menuju ke Rumah Sakit Sukadana, Lampung Timur, Badri muntah-muntah dan tidak sadarkan diri.

“Rumah Sakit Sukadana tidak sanggup merawat, dia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek,” kata Azwar.

Diketahui, posko pemenangan pasangan Gunadi Ibrahim – Imam Suhadi di Gayabaru I, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, Sabtu (5/12) dirusak oknum anggota DPRD setempat, berinisial SM.

Bersama seorang pegawai negeri sipil (PNS), anggota DPRD Lamteng asal PKPI ini menggunakan dua mobil menyerang tim pasangan BAGUS yang sedang bersantai di posko tersebut.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke kepolisian,” ungkapnya.

Azwar menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu pararelawan Gunadi-Imam sedang duduk -duduk di dalam posko. Tanpa disangka ada duamobil berpenumpang penuh datang ke posko, kemudian tanpa banyak bicara langsung menyerang dengan batu.

“Iya, kami diserang oleh orang menggunakan mobil bergambar paslon nomor urut 2,” ucapnya

Ia menjelaskan, usai dilempar batu, kelompok penyerang itu mengancam orang yang sedang duduk di posko itu. Bahkan, anggota DPRD (SM) dan PNS itu menganiaya menggunakan senjata tajam dan senjata api.

“Yang menyerang itu dipimpin anggota dewan Lamteng asal PKPI dan seorang PNS, mereka menggunakan sajam dan senpi,” ujarnya.

Akibat penyerangan itu dua orang tim pemenangan atau relawan Gunadi-Imam luka-luka. “Akibat kejadian itu, dua relawan BAGUS atas nama Badri dan Indra luka luka, dan tv serta perabotan yang lain juga rusak,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *