7 views

Politisi Itu Merakyat dan Luwes

 

FOKUS- Sangat mudah untuk sekedar menemui dan bertandan kerumah wakil rakyat yang satu ini, tepatnya di Jl. Way Nagrib No. 8 Pahoman, Teluk Betung, Bandarlampung, pintu rumah selalu terbuka untuk siapa saja. Tapi cukup sulit menemukan sosok wakil rakyat yang merakyat seperti lirik lagunya penyanyi kawakan Iwan Fals “Wakil Rakyat Seharusnya Merakyat”, tohpun ada satu diantara seribu, beliau yang tiap hari selalu berinteraksi akrab dengan masyarakat sekitar, berperangai sopan bertutur santun juga sangat peka terhadap respon dan pengaduan masyarakat, sehingga tak jarang beliau bisa dengan mudah ditemui turun ke desa atau kelurahan untuk sekedar bersilaturrahiem kepada masyarakat. 

Beliau punya nama lengkap H. Toto Herwantoko. Pria kalem kelahiran Cihami pada 4 November 1955 ini, merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Lampung yang berasal dari Partai Demokrat yang diusung dari dapil (daerah pemilihan) 7 pada pemilu 2014 yang meliputi (Kab. Lampung Tengah). Dan di lingkungan DPRD Provinsi Lampung beliau menjabat sebagai wakil ketua DPRD.

Istri  Widiyanti ini, mengaku tidak pernah bermimpi  menjadi anggota DPRD  Provinsi Lampung. Sebaliknya, ia justru membenci dunia politik karena tidak ada yang abadi kecuali kepentingan. Setelah bergabung dengan Partai Demokrat, pengusaha SPBU ini mengaku jatuh cinta kepada dunia politik.

Toto terjun kedunia politik pada 2003. Sebenarnya, dia tidak mempunyai pengalaman dan latar belakang pendidikan politik. Dia memberanikan diri beralih profesi dari pengusaha menjadi politisi. Kala itu dia bergabung ke Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono yang dinilainya pemimpin yang santun.

“Kalau dulu memang tidak suka politik, sekarang sudah terlanjur basah. Ya.. nyebur sekalian,” kata pria kelulusan Universitas Indonesia ini.

Pengalaman di parlemen menjadikan dia semakin luwes dan bijaksana dalam berpolitik. Konflik politik DPRD Provinsi Lampung dengan Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP kala itu berujung pada  karier politik Toto. Dia dinilai mencampuradukan urusan pemerintahan ke wilayah politik.

Tak hanya diberhentikan dari kepengurusan DPD PD Lampung, dia juga terancam di recall. Namun dengan kesabaran, akhirnya Toto dapat melalului masa sulit dan dipercaya kembali sebagi pengurus DPD PD Lampung. (win)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *