7 views

DIPA Meroket, 5 Persoalan Ini Jadi Prioritas

FOKUS- Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Provinsi Lampung 2016 naik cukup signifikan mencapai Rp 9, 04 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 7,4 triliun.

Dirjen Perbendaharaan Kanwil Lampung Sahat Pangabean didampingi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardho menyerahkan DIPA secara simbolis ke seluruh kabupaten/kota se-Lampung di Ruang Abung, Kamis (17/12).

Penyerahan Dipa yang diawali dengan nonton bersama itu, dijelaskan Ridho, DIPA Lampung 2016 naik cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dana APBN yang masuk ditambah APBD Pemprov dan kabupaten/kota apabila ditotal terdapat kekuatan fiskal 2015  mencapai Rp 24,4 triliun. Kemudian saat ini kekuatan meningkat menjadi Rp 35,4 triliun. Artinya, peningkatan kekuatan fiscal hampir mencapai 50 persen,” kata Rido.

Gubernur termuda ini berharap, dengan adanya peningkatan fiskal, maka diharapkan seimbang dengan peningkatan pembangunan di Lampung.

“Jangan sampai pembangunan yang kita berikan kepada masyarakat seperti ini saja, tidak berubah dari tahun ketahun. Peningkatan fiskal ini wajib diikuti dengan peningkatan pembangunan di Lampung,” ujarnya.

Ada lim indikator yang menjadi prioritas ditahun berikutnya sesuai arahan Presiden Jokowi sambung Ridho, yakni tingkat pengangguran, ketimpangan, kemiskinan, pertumbuhan, dan inflasi.

Nah,  lima indikator ini yang menjadi tolak keberhasilan setiap kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, penggunaan anggaran dapat dilakukan pada awal tahun mendatang dengan memperhatikan efisiensi anggaran serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadi manfaatkan anggran dengan sebaik-baiknya demi pembangunan Lampung lebih baik lagi, dan tentunya setiap program yang  dibuat dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya. (win)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *