0 views

Program Rehab Rumah di Lampung Barat Bermasalah

HARIANFOKUS.COM – Program rehab rumah di Kabupaten Lampung Barat diduga ada pemotongan dari oknum-oknum tak bertanggungjawab. Menyikapi hal ini, Dinas Sosial ,Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosna-kertrans) Kabupaten Lambar berjanji akan cek kebenaran informasi.

Kabid Pengembangan dan Memberdayaan Sosial M.Nuir .S.pd, menjelaskan, tahun ini Kabupaten Lambar mendapatkan bantuan rehab rumah tidak layak huni dari kementerian social untuk kabupaten lambar terdapat 145 unit yang dialokasikan dikelurahan waymengaku 95 unit dan kelurahan pasar liwa sebanyak 50 unit

“Bantuan itu berasal dari kemensos dan kita (Dinsosnakertrans) hanya memfasilitasin saja .bantuan yang diberikan sebesar Rp10 juta per orang yang dikirim kerekening masing-masing kelompok menerima .didalam kelompok terdapat 10 orang ,dan didalamnya ada ketua, bendehara dan sekretaris,” beber Nuir .

Rata-rata setiap kelompok mendapatkan bantuan berkisar Rp8 juta ,bukan Rp10 juta. Sedangkan bantuan tersebut tiap warga  mendapat Rp10 juta . Ada juga yang menerima Rp9 juta dalam bentuk material.

Semestinya bantuan yang diterima setiap warga 10 juta bukan ada yang 8 juta dan 9 juta kata salah seorang warga menerima bantuan di Kelurahan Waimengaku yang mintak indentitasnya dirahasiakan kepada awak media.

Warga tersebut meminta Pemkab Lambar segera menindak lanjuti persoalan ini kerna jangan sampai ada oknum yang bermain dalam pendistrebusian bantuan ini untuk memperkaya diri sendiri segera ditindak tegas jangan tinggal diam selamatkan uang negara. (Singgih/Ldy)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *