46 views

Dishub Lampung Sesalkan Satker Perkeretaapian

HARIANFOKUS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyesalkan langkah Satuan Kerja (Satker) Perkeretaapian yang tidak pernah melakukan kordinasi terkait pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana kereta api.
Meskipun Satker Perkeretaapian memiliki kewenangan tersendiri, seyogyanya sebagai satu kesatuan pemerintahan harus saling mendukung dan bersinergi dalam mencapai tujuan pembangunan di Provinsi Lampung.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Idrus Effendi kepada harianfokus.com, Selasa (29/12/2015)
“Kami telah membangun komunikasi supaya sejumlah pembangunan sarana dan prasarana kereta api dilingkup Satker Perkeretaapian berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi pemerintah di bawahnya. Sayangnya, selama ini Satker Perkeretaapian tidak pernah berkordinasi ,”katanya.
Menurut Kadishub Pemprov Lampung, kordinasi dengan SKPD sangat penting untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan jika terjadi gejolak atau penolakan kegiatan pembangunan. Seperti respon negative terhadap pembangunan pagar tembok jalur kereta api di Garuntang, Kota Bandarlampung.
“Gejolak warga Garuntang di Bandarlampung atas pemagaran tembok disebabkan Satker Perkeretaapian tidak pernah kordinasi dengan pemda. Seharusnya, gejolak tersebut bisa diantisipasi dan dicegah,’ujar Idrus Effendi, Selasa (29/12/2015) kepada harianfokus.com
Hal ini juga jangan diartikan pemda tidak mendukung kegiatan Satker Perkeretaapian, pemerintah daerah mendukung penuh setiap pembangunan untuk Lampung lebih baik supaya tidak menjadi masalah pembangunan.
“Yang menjadi permasalahan, ketika pelaksanaan pembangunan tidak kordinasi dengan pemda,”pungkas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Idrus Effendi mengakhiri sesi wawancara via telepon genggam dengan harianfokus.com
Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan melalui Satker Perkeretaapian Lampung dijadualkan per Desember 2015 menyelesaikan Sterilisasi Area Stasiun Garuntang Km6, Km7,Km8 dan Km9+284 antara Pidada – Tanjungkarang.
Selain itu, Satker Perkeretapian Lampung per Desember 2015 juga dijadualkan menyelesaikan pembangunan/pemasangan pintu perlintasan di lintasan utama Lampung, pembangunan Shortcut Rejosari – Tarahan, perkuatan BH antara Tarahan – Waytuba lintas Tarahan – Tanjung Enim dan penanganan amblesan jalur kereta api antara Cempaka – Negararatu.
Tapi,berdasarkan penelusuran oleh Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (ELSAM), hingga 28 Desember 2015 terdapat pelaksanaan pembangunan oleh Satker Perkeretaapian Lampung yang masih dikerjakan.
“Hasil cek lapangan, pelaksanaan proyek Satker Perkeretaapian masih berlangsung, jauh dikatakan telah selesai 100 persen,”kata Kepala Divisi Investigasi Elsam, Andre Wahyudi, Selasa (29/12/2015) kepada harianfokus.com (Singgih)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *