19 views

Chrisna : Taman Pengantin, Ruang Terbuka Hijau dan Rekreasi

HARIANFOKUS.COM – Pj Wali Kota Metro menegaskan pembangunan taman pengantin tujuannya adalah tidak hanya membuat ruang terbuka hijau, melainkan juga dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi

Hal itu dikatakan Pj Walikota Metro Achmad Chrisna Putra didampingi Asisten I dan para Kepala Satker diantaranya Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas Satpol PP, Kepala Disdikbudpora, dan Camat Metro Pusat saat meninjau lahan yang akan digunakan sebagai Taman Pengantin, yang letaknya tidak berjauhan dengan makan Lubuk Linggau di 15 Polos, Metro Pusat, Kamis (31/12/2015).

Dengan seluas 2 (dua) ha, taman ini akan diperuntukan bagi para calon pengantin sebelum mendaftar ke KUA. Dengan sistem, bagi para calon pengantin diharuskan mendatangi Dinas Pertanian untuk melapor dan mendapatkan bibit pohon untuk di tanam, setelah itu menunjukan bukti penanaman ke Kelurahan masing-masing para calon, untuk mendapatkan N1 dan N4, sehingga nantinya dapat mendaftar ke KUA.

Dari sambutan Achamad Chrisna Putra, mengatakan bahwa tujuannya adalah tidak hanya membuat ruang terbuka hijau, melainkan juga dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi. Rencananya setiap pohon yang di tanam, diberikan nama pasangan calon pengantin dan tanggal menikah. Sedangkan pohon yang akan ditanam berupa jenis pohon kayu dan pohon buah-buahan, mengenai sistem penanaman, diberikan jarak antara pohon sekitar 1 sampai 2 meter.

“Kita semua semoga tetap berkomitmen dalam setiap proses, sehingga harus adanya bukti penanaman tesebut, sebelum mendaftar ke KUA, hal ini merupakan upaya kita untuk mendukung Kementrian Kehutanan. Dan semua ini harus di rancang dari sekarang semoga taman pengantin ini dapat kita wujudkan, sehingga akan terasa setelah 5 tahun mendatang.” ujarnya dalam sambutan di Aula Dinas Pertanian. Penjabat (Pj) Wali Kota Metro Achmad Chrisna Putra menghadiri rapat persiapan lokasi Taman Pengantin di ruang kerja Wali Kota Metro, Rabu (30/12/2015) pukul 15.00 Wib.

Taman Pengantin disiapkan untuk setiap pasangan calon pengantin yang akan menikah. Sehingga, mereka dapat menanam pohon untuk membantu penghijauan di Kota Metro. Hal itu juga akan menjadi syarat wajib untuk menikah di Kota Metro.

Sebagai bahan pertimbangan, Taman Pengantin akan ditanami tanaman buah-buahan beragam jenis dengan ukuran 1-2 meter. Supaya pada saat tumbuh dan berkembang, dapat tertata apik dan indah. Taman pengantin direncanakan berada di sekitar Lokasi Lanbau di Jalan Anggrek RT 9 RW 2 Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat. Taman pengantin akan memiliki luas satu hektare. Sementara, lahan yang tersedia di lokasi tersebut sebanyak delapan hektare. Lahan tersebut saat ini masih menjadi kawasan pertanian.

Menurut Kepala Bappeda Metro Arif Joko Arwoko, kawasan Lanbau rencananya akan digunakan untuk pemakaman umum seluas 1,5 hektare. Saat ini, proses pembebasan lahan (land clearing) masih berlangsung. Pemkot Metro juga berencana membangun rusunawa dan rumah percontohan, serta lokasi pendidikan untuk sekolah Akademi Komunitas dan Taman Kahati seluas 0,5 hektare. (Singgih/Tbn)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *