34 views

Dinas BM Pemprov Tambal Sulam Ruas Jalan Gedungtataan

HARIANFOKUS.COM – Proyek infrastruktur jalan kerap bermasalah. Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Lampung selalu menemukan rekanan nakal setiap tahunnya. Temuan karena melakukan pekerjaan tidak sesuai kontrak sehingga adanya kerugian keuangan daerah.

Seperti pembangunan Ruas Jalan Gedungtataan – Sukamara – Kedondong (Link.025.1) oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung, cuma tambal sulam. Pelaksana kegiatannya dalah PT Gemajaya Utama dengan nilai terkoreksi Rp 4.992.855.000 dari pagu pembangunan Rp 5 Miliar melalui APBD Provinsi Lampung Tahun 2015.

PT Gemajaya Utama mengalahkan CV.Batarakafi, PT. Gerbang Kencana Sakti, Aulia Akbar, CV dan PT Emerte Sarana Artha, penawarannya terlalu rendah atau memang sengaja mengalah. Meski demikian, selama ini hanya pengembalian uang kelebihan yang dilakukan. Akibat ulah rekanan, pada 2013 tercatat Pemprov Lampung merugi Rp2,31 miliar. Lalu kerugian akibat ulah yang sama mencapai Rp2,5 miliar pada tahun anggaran 2014.

Kepala Divisi Investigasi Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (Elsam) Andre Wahyudi mengatakan, seharusnya Pemprov Lampung melakukan tindakan tegas. ’’Bukan hanya mem-blacklist perusahaan nakal itu, tetapi bawa kasus ini ke ranah pidana! Karena apa yang dilakukan rekanan tersebut masuk dalam tindak pidana korupsi. Masa Rp 4,9 Miliar cuma tambal sulam,” terangnya.

Menurutnya, markup anggaran dengan mengurangi volume pekerjaan masuk dalam tindak pidana. Kalau tidak dilakukan audit oleh BPK, perusahaan menjadi untung. Sebaliknya, Pemprov Lampung dan rakyat yang rugi. Pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai standar dan mengancam

Proyek Jalan 2014 Tak Sesuai Kontrak Kerja
1. Jalan ruas Kibang (batas Lampung Timur) – batas Kota Metro
2. Jalan ruas Kotagajah – Seputihsurabaya
3. Jalan ruas Pringsewu – Bandungbaru
4. Jalan ruas Waygalih – Bergen
5. Jalan ruas Jatimulyo – Kibang (batas Lampung Timur)
6. Jalan lingkungan Kota Baru di Lampung Selatan
7. Jalan menuju Kota Baru ruas Tugu Tari – Sabah Balau (Kawasan Itera) Lamsel
8. Rehabilitasi jalan ruas Metro – Kotagajah
9. Rehabilitas jalan ruas Nyampir – Pugungraharjo
10. Jalan nonlink Way Arong di Lamsel
11. Jalan Ruas Banjar Negara – Kasui
12. Jalan Ruas Bandar Abung – batas Tulangbawang
13. Jalan ruas Kalirejo – Tulung Jukung
14. Jalan ruas Sukamara – Simpang Kuripan
15. Jalan ruas Gedong Tataan – Kedondong – Sukamara
16. Jalan nonlink di ruas Pringsewu – Pardasuka, Pringsewu
17. Jalan menuju Kota Baru di Lamsel 3
18. Jalan menuju Kota Baru di Lamsel 4
19. Jalan nonlink di Lingkungan Lapangan Saburai (Enggal) Bandarlampung
20. Jalan nonlink Adam Malik di Pesisir Barat
21. Rehabilitasi jalan ruas Gedong Tatatan – Kedondong – Sukamara
22. Jalan menuju Kota Baru di Lamsel
23. Jalan ruas Pekon Balak – Suoh

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak dinas terkait, pelaksana proyek dan sejenisnya yang berhasil dimintai komentar. Padahal, masyarakat Kedondong dan sekitarnya berharap banyak masa kepemimpinan Budi Dharmawan sebagai Kadis BM Pemprov mampu mewujudkan impian mereka. “Kami berharap banyak dengan kepemimpinan Pak Budi mampu memberikan perubahan di ruas jalan gedungtataan – sukamara – kedondong, kok ini Cuma tambal sulam,”kata Yusron Abrori.0, Warga Desa Cipadang kepada harianfokus.com (Singgih)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *