6 views

Kemiskinan di Lampung Mulai Teratasi

HARIANFOKUS.COM- Perlahan tapi pasti Gubernur Lampung M. Ridho Ficardho mulai melakukan terobosan-terobosan untuk Lampung lebih baik. Selain fokus pada perbaikan infrastruktur, gubernur termuda ini juga dinilai berhasil mengurangi angka kemiskinan di Sai Bumi Ruwa Jurai ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung merilis jika saat ini Lampung sudah naik satu tingkat sebagai provinsi termiskin di Sumatera yang sebelumnya menduduki peringkat ketiga.

“Bahkan sebelum-sebelumnya kita pernah menjadi provinsi termiskin di Sumatera. Tapi tahun kemarin kita sudah diposisi ketiga dan tahun ini Lampung peringkat keempat. Artinya ada penurunan drastis, meskipun cuma naik satu kelas setidaknya ada prestasi,” kata Kepala BPS Lampung Adhi Wiriana saat konferensi pers di kantornya, Senin (4/1)..

Berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional September 2015, sambung Adhi, angka kemiskinan di Lampung mencapai 13,3%. Angka tersebut mengalami penurunan 0,82 poin dibandingkan Maret 2015, yaitu 14,35%.

“Sementara di September 2015, jumlah penduduk miskin di Lampung sebanyak 1,101 juta jiwa. Angka ini turun ketimbang jumlah penduduk miskin pada Maret 2015 yang tercatat 1,163 juta jiwa. Nah, dengan sebaran penduduk miskin yang merata, maka semakin mudah mengentaskannya,” ungkapnya.

Untuk itu kata dia, masyarakat dipedesaan akan menjadi konsentrasi kemiskinan. Sebab, sebanyak 902,74 ribu jiwa (15,05%) penduduk di desa berkategori miskin.

“Jumlah tersebut relatif banyak dibandingkan perkotaan, yaitu 902,74 ribu jiwa (9,25%),” ucapnya.

Selama Maret 2015- September 2015, baik perkotaan dan perdesaan mengalami penurunan persentase dan jumlah penduduk miskin. Untuk di perkotaan berkurang sekitar 35,33 ribu jiwa (15,45%), sedangkan di daerah perdesaan berkurang 27,48 ribu jiwa (3,31%).

“Garis kemiskinan Lampung pada September 2015 naik 5,56% dibanding Maret 2015. Artinya, dari angka tersebut, sebanyak 74,85% disumbangkan oleh komoditas makanan, share terbesar dari konsumsi beras, rokok filter, dan telur ayam ras,” tegasnya. (win)

 

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *