6 views

Inilah “Catatan Hitam” Dinas PU Pesawaran

HARIANFOKUS.COM – Elemen masyarakat penggiat pemerintahan bebas korupsi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memeriksa Pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesawaran Periode 2013 hingga 2015 atas ‘catatan hitam’ pejabat dinas dimaksud dengan dugaan telah merugikan negara.

Para pejabat eselon di Dinas PU Pesawaran dituding menyalahgunakan wewenang jabatan dan mengabaikan Peraturan Presiden (PerPres) 70 Tahun 2012 Perbuahan Kedua PerPres No 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Milik Pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan insfrastruktur fisik untuk sejumlah proyek di dinas tersebut.

Tiga elemen yaitu Laskar Pemuda Indonesia (Lapindo); Lembaga Studi Advokasi Pembangunan (Elsam) dan GRPK, perwakilan ketiga lembaga dimaksud, yaitu Bung Aprian melalui wawancara khusus dengan Harianfokus.Com membeberkan adanya mekanisme pelaksanaan kegiatan barang dan jasa tahun 2015 Dinas PU Pesawaran terindikasi melangkahi peraturan perundang-undangan

Sementara pelaksanaan pembangunan fisik periode 2013 hingga 2014 oleh Dinas PU Pesawaran terindikasi merugikan negara ratusan juta rupiah. “ Hingga saat ini, tidak ada satu pun Pejabat Eselon Dinas PU Pesawaran yang dijebloskan ke penjara. Mereka kebal hukum,’kata Bung Aprian, Senin (11/1/2016)

Bung Aprian membeberkan dugaan pelanggaran pelaksanaan kegiatan barang badan jasa, bahwa panitia lelang tetap menunjuk pemenang meskipun hanya ada satu perusahaan yang mengajukan dokumen penawaran. Dalam Pasal 83 PerPres 70 Tahun 2012 itu dilarang. Seharusnya pantia membatalkan lelang itu. “Panitia memaksakan kehendak tetap menunjuk pemenang meski perpres-nya sebagai dasar hukum lelang barang dan jasa milik negara melarang. Ini ada dugaan terjadi pengondisian pemenang,” kata Bung Aprian juga Ketua Lapindo, Senin (11/1/2016).

Berdasarkan data yang dimiliki Lapindo,Elsam dan GRPK, proyek;

  1. Perluasan Jaringan Air Bersih IKK Padang Cermin dan SR, dengan pagu Rp950 juta, pemenang CV.Rajawali.
  2. Perluasan Jaringan Air Bersih IKK Gedong Tataan dan SR, pagu Rp550 juta, pemenang CV.Mengggala Indah.
  3. Perpipaan Air Bersih Desa Mulya Sari Kec.Padang Cermin, pagu Rp777,7 juta, dan Pembangunan Sumur Bor Dsn.Batu Payung Desa Pagar Jaya Kec.Punduh Pedada, pagu Rp300 juta, pemenang CV.Santi dan Co.
  4. Peningkatan Jalan Lingkungan Dusun Induk Desa Suka Jaya Pedada Kec.Punduh Pedada, pagu Rp750 juta, pemenang CV.Prima Karya.
  5. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Sriwedari Kec.Tegineneng, pagu Rp600 juta, pemenang CV.Bintang Akbar.
  6. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Kekatang Kec.Marga Punduh, pagu Rp600 juta, pemenang CV.Bina Cipta.
  7. Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Kunyinan Kec.Marga Punduh, pagu Rp600 juta, pemenang CV.Bina Anugrah Jaya.

“Proyek-proyek tersebut hanya ada satu perusahaan yang mengajukan dokumen penawaran yaitu pemenang lelang saja. Sebelum terjadi proses lelang, diduga telah terjadi “kesepakatan di bawah tangan,” ujar Bung Aprian.

Selain itu, Elsam, Lapindo dan GRPK juga membeberkan ‘dosa-dosa’ Dinas PU Pesawaran Periode kepemimpinan Sutarno Gedek (2013), periode kepemimpinan Lukmansyah (2014). Inilah catatan proyek bermasalah di tahun 2014 milik Dinas PU Pesawaran periode kepemimpinan Sutarno Gedek:

  • Peningkatan Jalan s.d. Lapen Jalan Jurusan Enggal Mulyo- Simpang Empat Kejadian Kecamatan Tegineneng dan Peningkatan Jalan s.d. Lapen Desa Tanjung Anom – Desa Negeri Ratu Wates Kecamatan Tegineneng Pekerjaan dilaksanakan oleh CV VIP, dengan Kontrak Nomor PPK/KTRB. 69/PU-PSW/2014, tanggal 25 Juli 2014 sebesar Rp2.131.500.000,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari (mulai tanggal 25 Juli s.d. 21Desember 2014). Pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai 100%. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 2780/LS/2014 sebesar Rpl.385.475.000,00. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan lapis penetrasi makadam (lapen) tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan lapen yang terpasang bervariasi antara 1,6 s.d. 8,1 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 5cm, dengan toleransi ketebalan 1cm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rp53.990.171,83,
  • Peningkatan Jalan s.d. Lapen Jalan Jurusan Sinar Jati – Sinar Bandung Kec.Tegineneng, Peningkatan Jalan s.d. Lapen Jalan Jurusan Kalangan IKalangan II Desa Rejo Agung Kec.Tegineneng Pekerjaan dilaksanakan oleh CV MJA, dengan Kontrak Nomor PPK/KTRB. 70/PU-PSW/2014, tanggal 25 Juli 2014 sebesar Rpl.784.000.000,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari (mulai tanggal 25 Juli s.d. 21 Desember 2014). Pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai 100%. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 2961/LS/2014 sebesar Rpl. 159.600.000,00 bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan lapen tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan lapen yang terpasang bervariasi antara 1,5 s.d 7,7 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 5 cm, dengan toleransi ketebalan 1 cm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rp46.328.614,64,
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Jalan Jurusan Negeri Katon – Roworejo Kec.Negeri Katon (lanjutan). Pekerjaan dilaksanakan oleh CV CCP, dengan kontrak Nomor PPK/KTRB. 60/PU-PSW/2014, tanggal 25 Juli 2014 sebesar Rp2.095.200.000,00 termasuk PPN 10%. %. Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari (mulai tanggal 25 Juli s.d. 21 Desember 2014) dan telah selesai 100% yang dinyatakan dengan Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Pertama (PHO). Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 3539/LS/2014 sebesar Rpl.361.880.000,00. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan lataston pondasi (HRS-Base) tidak sesuai kontrak.Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 2,1 s.d 9,2 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rpl 03.880.619,64
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Ruas Jalan Batas Kota – Tanjung Agung Kec. Pd Cermin. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV SJL, dengan kontrak Nomor PPK/KTRB. 77/PU-PSW/2014, tanggal 28 Agustus 2014 sebesar Rp 2.086.000.000,00 termasukPPN 10%.Jangka waktu pelaksanaan selama 100 hari (mulai tanggal 28 Agustus s.d. 5 Desember 2014) dan telah selesai 100% yang dinyatakan dengan PHO. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 2664/LS/2014 sebesar Rpl.355.900.000,00. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan HRS-Base tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 1,7 s.d 6,3 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rpl05.917.951,31,
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Jin jurs Negeri Sakti-Markasih Kec. Gd Tataan Pekerjaan dilaksanakan olehCVTR, dengan kontrak Nomor PPK/KTR-B.35/PUPSW/2014, tanggal 25 Juli 2014 sebesar Rpl.784.000.000,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 150 hari (mulai tanggal 25 Juli s.d. 21 Desember2014) dan telah selesai 100%yang dinyatakandengan PHO. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 1189/LS/2014 sebesar Rp566.100.000,00. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan HRS-Base tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 3,4 s.d 6,7 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rp25.920.507,31,
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Ruas Jalan Pd. Cermin – Lubuk Baka Kec. Pd Cermin; Peningkatan Jalan s/d Hotmix Ruas Jalan Lingkungan Ds Sanggi Kec. Pd Cermin dan Peningkatan Jalan s/d Hotmix Ruas Jalan Desa Durian Kec. Pd Cermin. Pekerjaan dilaksanakan olehCVTK dengan kontrak NomorPPK/KTR-B.75/PUPSW/ 2014, tanggal 26 Juni 2014 sebesar Rp 1.687.000.000,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari (mulai tanggal 26 Juni s.d. 24 Oktober 2014) dan telah selesai 100% yang dinyatakan dengan PHO. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 2021/LS/2014 sebesar Rpl.096.550.000,00. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan HRS-Base tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 2 s.d 7,3 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrk adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rpl 16.228.351,27,
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Dusun II III Desa Bagelen Kec.Gd Tataan dan Peningkatan Jalan s/d Hotmix Jalan Dusun II-III Desa Suka Banjar Kec.Gd Tataan. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV IJT, dengan kontrak Nomor PPK/KTRB. 40/PU-PSW/2014, tanggal 26 Juni 2014 sebesar Rpl.392.500.00,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari (mulai tanggal 26 Juni s.d. 24 Oktober 2014) dan telah selesai 100% yang dinyatakan dengan PHO. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 1646/LS/2014 sebesar Rp905.125.000,00. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan denganmenggunakan HRS-Base tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 1,6 s.d 4,9 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rp71.061.405,57
  • Peningkatan Jalan s/d Hotmix Hanura – Budi Daya Laut Desa Hanura Kec. Pd. Cermin dan Peningkatan Jalan s/d Hotmix Dusun Kelapa RT 01/ RW 03 Desa Hurun Kec. Pd Cermin. Pekerjaan dilaksanakan olehCV B, dengan kontrak Nomor PPK/KTR-B.13/PUPSW/ 2014, tanggal 12 Mei 2014 sebesar Rpl.441.700.000,00 termasuk PPN 10%. Jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari (mulai tanggal 12 Mei s.d. 21Desember2014) dan telah selesai 100%yang dinyatakandengan PHO. bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dengan menggunakan HRS-Base tidak sesuai kontrak. Berdasarkan pengujian ketebalan, diketahui ketebalan pekerjaan HRS-Base yang terpasang bervariasi antara 1 s.d 3,6 cm. Sedangkan, ketebalan rancangan yang dipersyaratkan dalam kontrak adalah 3,5 cm, dengan toleransi ketebalan 3 mm. Sehingga, terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi ketentuan spesifikasi teknis sebesar Rp52.707.982,01
  • Pembangunan RSUD Tahap IV. Pekerjaan Pembangunan RSUD Tahap IV dilaksanakan oleh PT LMMK, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-LU.3/PU-PSW2014 tanggal 19 Agustus 2014 sebesar Rpl2.134.455.000,00. Pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai 100%. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 3394/LS/2014 sebesar Rp7.975.134.100,00 Hasil pemeriksaan atas pekerjaan beton, menunjukkan terdapat kekurangan mutu beton sebesar Rp23.832.474,60
  • Pembangunan Gedung DPRD Tahap II. Pekerjaan Pembangunan Gedung DPRDTahap II dilaksanakan oleh PT BB, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-LU.2/PU-PSW/2014 tanggal 9 Juni 2014 sebesar Rpl 1.975.000.000,00. Pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai 100%. Pekerjaan tersebut telah dibayar 95% dengan SP2D terakhir Nomor 3066/LS/2014 sebesar Rpl.779.654.000,00. Hasil pemeriksaan atas pekerjaan beton, menunjukkan terdapat kekurangan mutu beton sebesar Rp6.279.889,16

Berikutnya, Bung Aprian juga membeberkan indikasi penyimpangan pekerjaan oleh Dinas PU Pesawaran di tahun 2013, yaitu

  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Bawang – Pagar Jaya Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Bawang – Pagar Jaya dilaksanakan oleh PT MP, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.36/PUPSW/ 2013 sebesar Rp2.729.400.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp2.097.875.466,40. Hasil pemeriksaan tanggal 27 Januari 2014 terhadap 12 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 1,53 s.d. 4,03cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 96,537 s.d. 99,725%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui sebesar 4,72%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 6,00 s.d. 6,60%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 12 titik core yang diambil tidak memenuhi spesifikasi seluas 55,99m3 atau sebesar Rp209.766.567,89
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Desa Sidodadi Padang Cermin Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Desa Sidodadi Padang Cermin dilaksanakan oleh PT PAH, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.65/PUPSW/ 2013 sebesar Rp1.589.000.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp898.338.990,85. Hasil pemeriksaan tanggal 27 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 1,37 s.d. 4,98cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 97,188 s.d. 99,550%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,48 s.d. 6,38%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 6,10 s.d. 6,70%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 12 titik core yang diambil, tujuh titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 21,23m3 atau sebesar Rp78.691.382,22,
  • Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Pinang Jaya-Makarsi dilaksanakan oleh CV PKA, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.09/PUPSW/ 2013 sebesar Rp1.635.550.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp780.408.677,65. Hasil pemeriksaan tanggal 27 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 1,97 s.d. 4,43cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 98,509 s.d. 104,895%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 3,98 s.d. 5,48%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,60 s.d. 6,20%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 10 titik core yangdiambil tidak memenuhi spesifikasi seluas 35m3 atau sebesar Rp127.380.123,51
  • Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Lingkungan Kantor Pemda Kabupaten Pesawaran dilaksanakan oleh PT LI, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.38/PU-PSW/2013 sebesar Rp3.972.000.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp1.795.061.338,61. Hasil pemeriksaan tanggal 28 Januari 2014 terhadap 17 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,17 s.d. 5,37cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 89,972 s.d. 99,666%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 4,44 s.d. 5,66%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,60 s.d. 6,20%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 17 titik core yang diambil, 16 titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 117m3 atau sebesar Rp426.593.321,95
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Negeri Katon-Pujo Rahayu-Batas Pringsewu. Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Negeri Katon-Pujo Rahayu-batas Pringsewu dilaksanakan oleh PT RP, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.37/PU-PSW/2013 sebesar Rp2.246.200.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp1.268.173.764,52. Hasil pemeriksaan tanggal 28 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,45 s.d. 4,38cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 101,789 s.d. 104,026%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,74 s.d. 6,46%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 6,10 s.d. 6,70%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 10 titik core yang diambil, sembilan titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 32,66m3 atau sebesar Rp118.945.777,28
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Padang Manis Kecamatan Way Lima. Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Padang Manis Kecamatan Way Lima dilaksanakan oleh PT AAJ, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.37/PU-PSW/2013 sebesar Rp1.588.800.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp930.390.631,87. Hasil pemeriksaan tanggal 28 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,62 s.d. 6,42cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 98,287 s.d. 102,812%.Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,38 s.d. 6,37%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,90 s.d. 6,50%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 10 titik core yang diambil, delapan titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 28,00m3 atau sebesar Rp102.106.278,07,
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Sidodadi-Batas Pringsewu (Lanjutan) Kecamatan Way Lima. Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Sidodadi-batas Pringsewu (lanjutan) Kecamatan Way Lima dilaksanakan oleh PT IPS, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.06/PU-PSW/2013 sebesar Rp2.045.500.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp1.101.345.366,24. Hasil pemeriksaan tanggal 28 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,68 s.d. 6,60cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 90,289 s.d. 101,945%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,18 s.d. 5,92%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,90 s.d. 6,50%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 10 titik core yang diambil, sembilan titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 33,60m3 atau sebesar Rp122.359.470,19,
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon dilaksanakan oleh CV PAJ, dengan Kontrak Nomor PPK/KTRB. 22/PU-PSW/2013 sebesar Rp1.492.000.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp708.976.827,93. Hasil pemeriksaan tanggal 29 Januari 2014 terhadap 11 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 1,63 s.d. 6,52cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 100,901 s.d. 105,238%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 4,78 s.d. 5,52%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,60 s.d. 6,20%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 11 titik core yang diambil tidak memenuhi spesifikasi seluas 38,50m3 atau sebesar Rp140.503.878,07
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Sri Rejeki-Roworejo Pekerjaan peningkatan jalan s.d. hotmix Jalan Jurusan Sri Rejeki-Roworejo dilaksanakan oleh PT BPJ, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.21/PUPSW/ 2013 sebesar Rp2.985.000.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp1.787.086.972,30. Hasil pemeriksaan tanggal 29 Januari 2014 terhadap 12 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,03 s.d. 3,80cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 102,635 s.d. 105,243%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,54 s.d. 5,80%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,60 s.d. 6,20%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 12 titik core yang diambil, 10 titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 40,83m3 atau sebesar Rp148.909.021,97
  • Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Sri Mulyo-Sri Wungu-Sri Widodo Kecamatan Tegineneng. Pekerjaan Peningkatan Jalan s.d. Hotmix Jalan Jurusan Sri Mulyo-Sri Wungu- Sri Widodo Kecamatan Tegineneng oleh PT RA, dengan Kontrak Nomor PPK/KTR-B.60/PU-PSW/2013 sebesar Rp1.487.945.000,00. Item pekerjaan HRS sebesar Rp852.932.934,69. Hasil pemeriksaan tanggal 29 Januari 2014 terhadap 10 titik core yang diambil, menunjukkan bahwa ketebalan yang terpasang bervariasi antara 2,52 s.d. 4,13cm. Sedangkan ketebalan rancangan yang dipersyaratkan di dalam kontrak adalah 3,5cm, dengan toleransi minimal ketebalan 3mm. Hasil pemeriksaan lanjutan di laboratorium atas benda uji core drill untuk nilai kepadatan, diketahui bervariasi antara 98,184 s.d. 102,146%. Sedangkan kepadatan yang dipersyaratkan minimal 97%. Pada tahap penilaian kadar aspal atas benda uji core drill, diketahui bervariasi antara 5,22 s.d. 6,58%. Sedangkan kadar aspal yang dipersyaratkan adalah 5,90 s.d. 6,50%. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa sebanyak 10 titik core yang diambil, enam titik tidak memenuhi spesifikasi seluas 21,00m3 atau sebesar Rp77.949.852,40,

“Kami berharap, Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan pulbudget dan analisa mendalam terkait indikasi penyimpangan pelaksanaan anggaran di Dinas PU Pesawaran sejak 2013 hingga 2015, alat dukung misalnya LHP BPK RI,”pungkas Bung Aprian pada sesi akhir wawancara dengan Harianfokus.com (Singgih)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *