GPN Sebut Bambang Khianati Rakyat

HARIANFOKUS.COM- Dugaan gratifikasi yang dilakukan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan terhadap anggota DPRD setempat guna melancarkan pengesahan APBD 2016 direspon banyak kalangan. Selain mahasiswa Tanggamus (IMAMTA), Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) juga ikut angkat bicara.

Sekretaris DPD I GPN Lampung, Edwinata mengatakan, jika memang benar dan terbukti secara sah dan meyakinkan apa yang diindikasikan terhadap politisi PDIP itu, maka dia selaku kepala daerah telah menghianati rakyat Tanggamus.

“Diakan dipilih rakyat, dan ini alam demokrasi. Iya kalau betul sudah jelas menghianatai rakyat yang telah memilihnya,” kata dia saat ditemuai di Kantor DPD I GPN Lampung, Kamis (21/1).

Selain itu sambung, aktivis HMI ini, praktek KKN sangat berimplikasi pada pembangunan disuatu daerah. Apalagi kalau untuk untuk menghasilkan suatu kebijakan perlu ada transaksi untuk memuluskan suatu kebijakan.

“Bayangkan saja, kalau untuk menghasilkan produk suatu kebijakan perlu pemulus atau ada main mata antara eksekutif dan legislative, bias hancur Negara ini. Jelas, kebijakan yang dihasilkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan,” ujarnya.

Bambang menurut dia harus menjelaskan kepada publik terkait dugaan gratifikasi yang dilakukannya. Dengan begitu diharapkan persoalan ini tidak menjadi bias, begitu juga dengan PDIP selaku partai yang menaunginya. PDIP diharapkan bersikap objektif dan memberikan contoh pendidikan politik sesuai nawacita Jokowi-JK dengan revolusi mentalnya.

“PDIP harus berani menghentikan atau memecat Bambang jika memang dia terbukti Korup, ini menjadi pembelajaran politik bagi kalangan politisi,” tegasnya.

Edwin menegaskan, GPN akan selalu konsen mengawal kasus gratifikasi yang diduga kuat melibatkan Bambang.

“Bukan hanya kasus Bambang saja yang menjadi perrhatian GPN, Lamtim juga sedang kami soroti. Dimana Pj. Bupati Tauhidi sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi tidak ditahan dan masih bekerja sebagai Pj,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *