SMKN 3 Siap Diterima di Dunia Kerja

HARIANFOKUS.COM – Para siswa SMKN 3 Bandarlampung siap diterima di dunia kerja setelah lulus dari sekolah setempat.

Demikian dikatakan Dra.Netty., M.Pd, Kepala SMKN 3 Bandarlampung kepada harianfokus.com, Sabtu (23/1) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, siswa SMKN 3 Bandarlampung disiapkan untuk bekerja dengan cara diajarkan ketrampilan dan keahlian di bidangnya masing-masing.

Untuk mempersiapkan hal tersebut sekolahnya memiliki 6 jurusan yang berkompetensi untuk diterima di dunia kerja.

Keenam jurusan tersebut yakni Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Kecantikan Kulit, Kecantikan Rambut dan Tata Busana.

“Sekolah kami memiliki enam jurusan, yang secara keseluruhan memiliki kompetensi yang sama, jadi tidak ada jurusan yang paling menonjol diantara jurusan yang lain,”ungkapnya.

Pada bagian lain dia mengatakan, untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) sekolahnya tidak memiliki strategi khusus dan pelajaran tambahan atau les di sekolah diluar jam sekolah.

“Kami cuma melaksanakan program yang sudah ada saja, tidak ada pelajaran tambahan atau les-les di sekolah dalam persiapan menghadapi UN,”kata dia.

Berkaitan itu, dia menyambut baik program pemerintah saat ini yang memberikan kewenangan kepada sekolah dalam menentukan siswa yang berhak lulus dan tidak lulus. Karena, dia menilai sekolah lebih mengetahui anak muridnya layak atau tidak untuk lulus.

yang mengetahui keadaan siswa berkwalitas atau tidak adalah sekolah masing-masing.

“Memang seharusnya begitu, karena siswa yang mengetahui kondisi siswa yang sebenarnya sehingga sangat wajar jika sekolah yang mempunyai kewenangan dalam menentukan kelulusan siswa,”tandasnya.

Sementara itu menurut Kun Maretin Purwanegara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 3 Bandarlampung, pihaknya saat ini menggandeng sedikitnya 120 Industri yang tersebar di beberapa daerah termasuk pulau Jawa dan Malaysia.

Kerja sama yang dilakukan yakni menempatkan siswa untuk Praktek Kerja Industri (PKL). Selain itu , bertujuan sebagai tempat penampung tenaga kerja yang diluluskan dari SMKN 3 Bandarlampung.

“Sejauh ini sedikitnya kita berkerja sama dengan 120 Industri, baik itu salon, penjahit, hotel, ataupun travel agen. Selain untuk menempatkan siswa kita PKL juga bertujuan sebagai tempat penampung tenaga kerja yang kita luluskan, karena rata-rata siswa PKL selalu diminta untuk bekerja di tempat mereka PKL atau magang,”paparnya.

Menanggapi tentang lulusan yang diterima bekerja, Kun mengaku lulusannya mencapai 70% yang dapat terserap di dunia kerja, tetapi kendalanya yakni pola pikir siswa yang merasa malas untuk bekerja dan memilih untuk melanjutkan kuliah .

“Sebenarnya lulusan SMK kami ini mencapai 70% yang bisa diterima di dunia kerja, karena permintaan industri sangat tinggi, tetapi masih banyak juga siswa yang memilih untuk kuliah dibandingkan langsung bekerja,”jelasnya. (adi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *