Ditpolair Cokok Pemakai Bom Ikan

HARIANFOKUS.COM – Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Lampung mencokok lima nelayan yang disinyalir telah memakai bom untuk menangkap ikan di wilayah perairan Teluk Lampung.

“Kelima tersangka tersebut Tarman (42) Samsudin (36) Akhmad Somadi (30), Samun dan Kepu (22), mereka merupakan warga Rawa Jaya Ujung Bom, Telukbetung Selatan, Bandarlampung,” ujar Kanit Tindak Ditpolair Polda Lampung AKP Resky Maulana di Bandarlampung, Rabu (17/2) mendampingi Kabid Humas Polda Lampung, AKBP.Sulistyaningsih.

Menurut dia, kelima nelayan tersebut ditangkap saat petugas sedang melakukan patroli rutin di wilayah perairan Teluk Lampung dan melihat satu unit kapal motor nelayan yang tidak ada nama lambung melintas.

“Melihat itu, petugas yang sedang patroli merasa curiga dan melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kapal tersebut,” kata dia.

Ia menyebutkan, kapal motor itu dinakhodai oleh tersangka Tarman, dan empat anak buah kapal (ABK).

Saat digeledah, di dalam kapal ditemukan barang bukti berupa satu buah kompresor, dua buah selang sepanjang 50 meter, tiga buah kaca mata selam, dua buah detonator dan ikan campuran seberat 150 kilogram.

“Berdasarkan barang bukti itu, lima tersangka berikut kapal motor langsung kita amankan di Markas Ditpolair Polda Lampung,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 84 ayat 1 UU Nomor 45 Tahun 2009, subpasal UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, ancaman hukuman enam tahun penjara. (ayn/ant)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *