SMAN 12 Balam Targetkan Akreditasi A

HARIANFOKUS.COM – Akreditasi merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi sekolah, dan juga salah satu indikator kesuksesan siswa untuk dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri(PTN). Pasalnya, sekolah dengan akreditasi yang baik akan besar kemungkinan untuk menempatkan siswa alumninya di PTN.

Drs.Mahlil,M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 12 Bandarlampung mengatakan, lembaga pendidikan besutannya ini sekarang sudah mendapat akreditasi “B” namun, dirasakannya sekolah dengan segudang prestasi ini seharusnya bisa mendapat akreditasi yang lebih baik, yakni “A”.

“Sekolah kami saat ini akreditasinya B, tapi kami sedang berupaya untuk meningkatkannya lagi, persiapan demi persiapan sudah kami bangun untuk bisa mendapat akreditasi A,”kata dia kepada harianfokus.com, Rabu (17/2).

Lanjutnya, keberadaan akreditasi sekolah sangat menguntungkan siswa. Bagaimana tidak, sekolah dengan akreditasi A bisa mendaftarkan siswanya di PTN melalui jalur undangan sebanyak 50% dari jumlah siswa, sedangkan untuk yang terakreditasi B, hanya mampu mendaftarkan 25% saja dari jumlah siswa.

“Sebetulnya keberadaan akreditasi itu sangat menguntungkan siswa, karena mereka bisa kita ikutkan tes di PTN melalui jalur undangan dengan jumlah yang lebih banyak,”ungkapnya.

Dijelaskannya tahun lalu siswa SMAN 12 Bandarlampung ini meluluskan 366 orang siswa, dan 94 diantaranya diterima di PTN ternama, dengan rincian 28 orang melalui jalur undangan, dan 66 orang lainnya diterima lewat jalur SBMPTN.

“Lulusan sekolah ini tahun lalu berjumlah 366 orang, dan ada 94 orang yang diterima di PTN unggulan,”tandasnya.

Jika dilihat dari jumlah siswa yang diterima di PTN, lembaga pendidikan ini masih berada di bawah sekolah lain yang memiliki akreditasi A, karena jumlah siswa yang diikutkan tes melalui jalur undangan lebih sedikit dibanding sekolah-sekolah itu.

“Sekolah yang sudah terakreditasi A, bisa menempatkan siswanya minimal 100 orang di PTN, mereka diuntungkan dengan persentase peserta jalur undangan itu, nah kita jugaingin seperti itu, tentunya dengan melalui proses yang tidak mudah,”ucapnya.

Upaya-upaya yang ditempuh untuk mencapai targetan akreditasi A itu dengan memenuhi 8 unsur pokok pendidikan, yang salah satunya yakni guru atau tenaga pengajar harus mengajar sesuai dengan bidangnya, dan sudah tidak ada lagi guru yang tidak lulusan Strata 1.

“Kita serius dengan targetan ini, 8 unsur pokok pendidikan sudah kita penuhi, dan nanti tinggal menunggu hasil akreditasi ke depannya,”pungkasnya. (adi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *