Tangkap Pelaku Narkoba, Anggota Polda Tertembak Hingga Kritis

HARIANFOKUS.COM- Petugas Ditnarkoba Polda Lampung menciduk 3 pelaku narkoba sedangkan 3 lainnya melarikan diri, Sabtu (20/2). Dalam penggerebekan bandar narkoba di Desa Negara Ratu Wates, Tegineneng, Pesawaran tersebut salah seorang anggota polisi, Aiptu Bambang tertembak peluru pantulan oleh petugas. Akibatnya, korban mengalami luka tembak di pipi kiri tembus ke rahang hingga kritis, Sabtu (20/2).

Dalam kondisi kritis setelah terkena tembakan pantulan, korban dirawat di RSUD Abdoel Moloek. Namun karena lukanya parah selanjutnya dia diterbangkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (20/2) malam.

Kapolda Lampung Brigjend Ike Edwin mengatakan, anggota provost tersebut terkena pantulan peluru anggota lain yang ikut menggerebek bandar narkoba. “Bambang terkena peluru pantulan dari anggota lain yang menembak,” kata Ike di Hotel 7th, Minggu (21/2

Berdasarkan informasi yang dihimpun harianfokus.com, Sabtu (20/2), operasi penggerebekan dilakukan oleh tim dari Ditnarkoba Polda Lampung di sebuah rumah yang diduga merupakan milik bandar narkoba di Tegineneng.

Tiga orang tersangka ditangkap dari lokasi penggerebekan, namun tiga pelaku lainnya melarikan diri dan sedang dalam pengejaran aparat.

Adapun barang bukti yang disita berupa pil ekstasi sebanyak 37 butir dan tiga kantong kecil yang diduga sabu-sabu. Hingga Sabtu malam, lokasi kejadian masih dijaga ketat aparat.

Belum diperoleh informasi mengenai identitas tersangka. Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin, langsung menuju ke RSUAM begitu mendapat laporan mengenai peristiwa tersebut.

Brigjen Ike membenarkan ada anggotanya yang terkena tembakan. “Peluru mengenai bagian rahang. Saat itu sedang ada penggerebekan kasus narkoba,” katanya.

Dia menyatakan telah memerintahkan seluruh aparat di jajaran Polda Lampung untuk menuntaskan kasus tersebut, termasuk mengusut jaringan narkoba yang selama ini menjadi momok di Lampung.

Ike sudah melihat langsung kondisi anak buahnya. Kata dia, korban sudah mulai sadarkan diri dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Polri di Jakarta.

Belasan anggota polisi terlihat berjaga di depan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUAM. Terlihat juga Kapolres Bandar Lampung AKBP Hari Nugroho dan Kapolsek Kedaton Komisaris Handak Prakasa Qalbi.

Korban dievakuasi ke Jakarta menggunakan mobil ambulans Jasa Raharja. Sang istri ikut di dalam ambulans tersebut. (adi)

 

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *