Hakim Vonis Kamella 10 Tahun Penjara, Kasus Pembunuhan Kabag TU Kepegawaian Malahayati

HARIANFOKUS.COM- Majelis hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 10 tahun kepada Kamella Titian terdakwa pembunuhan Kepala Bagian Kepegawaian Universitas Malahayati, Sofyan.

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum, yaitu pidana penjara selama 18 tahun.

Majelis hakim mempunyai pertimbangan mengenai hal tersebut. Berdasarkan fakta persidangan, kata hakim ketua Lakoni, dakwaan primair jaksa penuntut umum tidak terbukti.

Karena itu, majelis hakim membebaskan Kamella dari dakwaan primair.

Dalam dakwaan primairnya, jaksa penuntut umum Sayekti Candra mendakwa Kamella dengan pasal 339 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP. Ancaman pidana pada pasal tersebut adalah pidana penjara seumur hidup, atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.

Menurut Lakoni, dakwaan yang terbukti dari perbuatan Kamella adalah dakwaan subsidair, yaitu pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Di dalam pasal itu, ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Kamella bersama kekasihnya oknum TNI AD Prada Ahmad Dadi Pracipto membunuh Sofyan di kamar kos Kamella, di Jalan Sumur Putri, Telukbetung Selatan.

Pembunuhan dilatarbelakangi masalah uang. Sofyan yang menyetubuhi Kamella tidak memberikan uang kepada Kamella.

Padahal, Sofyan sudah berjanji memberikan uang apabila Kamella mau bersetubuh. (adi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *