0 views

Advokat Harus Bela yang Benar

 

HARIANFOKUS.COM- Dalam menjalankan profesinya seorang advokat harus membela yang benar dan jangan membela yang tak benar. Karena manusia takkan pernah ada cukupnya.

Demikian disampaikan Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Sri Sutatiek kepada 70 orang Advokat Peradi yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya Kamis (25/2).

Lebih lanjut dia mengatakan,  dalam menangani suatu perkara advokat  harus prifesional dan jika  tidak ada dasar hukumnya jangan dibela mati-matian.

“Jangan dibela mati-matian jika taka da dasar hukumnya,” kata r Sri kepada  harianfokus.com  usai pengambilan sumpah Kamis (25/2).

Menurut orang nomor satu di Pengadilan Tinggi Tajungkarang itu, tugas berat sudah menanti dalam rangka penegakkan hukum, khususnya di Lampung.

Seorang advokat,sambungnya, harus setia dan paham dengan sumpah janji advokat serta menjunjung tinggi kode etik. Selain itu, advokat harus menerapkan sistem hukum dan keadilan. “Advokat itu harus menjalankan profesi secara jujur, ikhlas dan profesional tanpa pamrih,” tegasnya.

Meski sejauh ini (sejak 2015) belum ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh advokat di Lampung, namun dia tetap mewanti-wanti agar tak ada yang melakukan pelanggaran. “Bila ada pelanggaran yang dilakukan seorang advokat, maka akan dilaporkan ke dewan kehormatan advokat. Sanksinya bisa berujung diberhentikan secara tidak hormat,” ujar dia.(adi/ayn).

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *