5 views

Supir Angkot Demo Dishub Balam

HARIANFOKUS.COM- Ratusan sopir angkot mendemo kantor Dinas Perhubungan Bandar Lampung, di Jalan Basuki Rahmat , Senin (29/2). Kedatangan mereka untuk menuntut agar perubahan jalur lalu lintas akibat penutupan pertigaan Jalan Kotaraja dibatalkan, karena dianggap merugikan.

Sayangnya, pertemuan tersebut tidak menemukan solusi bagi para supir angkot.

Selanjutnya difasilitasi Dinas Perhubungan Bandar Lampung, perwakilan sopir angkot beraudiensi dengan Wali Kota Herman HN di Gedung Pelayanan Satu Atap lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Senin siang, (29/2).

Dalam audiensi, pihak demonstran diwakili oleh Perhimpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandar Lampung (P3ABL).

Usai mendengar keluhan pihak P3ABL, Herman HN tetap tidak akan mengubah jalur lalu lintas yang sudah ditetapkan. Ia tidak mau membongkar kembali pertigaan Kotaraja yang telah ditutup dengan beton tersebut.

“Ya tidak akan berubah tetap seperti saat ini,” kata Herman HN, kepada wartawan.

“Saya ini mementingkan rakyat semua. Bukan kepentingan supir angkot saja. Banyak yang harus saya ayomi. Saya sudah dipilih rakyat,” kata Herman.

Menanggapi hal tersebut , Yusirwan Humas P3ABL akan memusyawarahkan kembali dengan sopir angkot terkait hasil keputusan audiensi dengan wali kota. “Kita akan kembali musyawarahkan ini dengan sopir angkot. Ini dealockgak tahu nanti (kita nginep apa enggak),” ujar Yusirwan.

Sebagaimana diketahui,  trayek warna hijau pupus (Pahoman), abu-abu (Sukarame), ungu (Telukbetung) boleh berputar melewati Pasar Tamin sampai lampu merah lalu kembali ke Kaliawi hingga ke Jalan Agus Salim. Sementara angkot jurusan merah hati (Kemiling) lewat pasar SMEP. (ayn)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *