3 views

Handoyo Buka PIN Polio 2016

BHARIANFOKUS.COM- Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Kesehatan setempat, Selasa (8/3) melaksanakan pembukaan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (Pin) Polio tahun 2016, yang dipusatkan di Kampung Sungai Nibung Kecamatan Dente Teladas, Rabu (9/3).

Adapun Pencanangan Pin Polio tahun 2016 ini dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tuba, Hanan A Rozak – Heri Wardoyo (Handoyo) dan penyelenggaraan tersebut atas dasar UU No.4/1984 tentang wabah, dan UU No.23/2002 tentang perlindungan anak, serta UU No.36 tentang Kesehatan. dan selain itu juga, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.42/2013 tentang penyelenggaraan imunisasi.

Dijelaskan, berlangsungnya kegiatan vaksinasi Polio ini berlangsung selama satu minggu, dimulai dari tanggal 8 Maret hingga 15 Maret 2016 yang diadakan disetiap Posyandu dan Puskesmas yang ada di 15 Kecamatan, 151 Kampung dan Keluruhan Se-Tuba, dan berpusat di Kampung Sungai Nibung Kecamatan Dente Teladas.

unnamedPerlu diketahui, Pemilihan Kampung Sungai Nibung Kec. Dente Teladas sebagai pusat dilaksanakan pekan imunisasi tersebut atas dasar setelah dilakukannya pemikiran oleh Bupati dan Wakil Bupati, Handoyo. Maka, ditunjuklah Kampung Sungai Nibung sebagai tuan rumah. Kampung tersebut dinilai memiliki tingkat jumlah penduduk yang paling banyak dibandingkan kampung-kampung lainnya yang ada di kabupaten dengan sebutan Say Bumi Nengah Nyappur itu, bahkan Kampung Sungai Nibung memiliki jumlah penduduk yang hampir sama banyaknya dibandingkan dengan salah satu kecamatan yang ada di Kab. Tuba.

“Sehingga otomatis jumlah Balita lebih banyak dan akan lebih efektif Pemusatan dilakukan di Kampung Sungai Nibung,” kata Hanan dalam sambutannya.
Hanan juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pin Polio. Dengan begitu diharapkan masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat adalah masalah kesehatan secara kelompok, sedangkan dari jenis penyakitnya adalah masalah penyakit menular yang banyak berdampak pada masyarakat.

C“Paradigma sehat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, salah satunya yaitu melalui pencegahan penyakit, dengan cara setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi.Maka, pemerintah wajib memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak,” ungkapnya.

Dilanjutkanya, melalui Pin Polio Tahun 2016 ini juga dapat memenuhi target harapan pemerintah dalam memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat. Karena dalam pemberian imunisasi tambahan imune polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya, dengan tujuan mengurangi resiko penularan virus polio.

E“Imunisasi merupakan upaya prioritas karena dapat mencegah penularan penyakit seperti Campak, Polio, tetanus serta hepatitis B. Maka dari itu, saya mengharapkan para orang tua yang memiliki anak di usia 0 bulan sampai 59 bulan bisa membawa anaknya untuk di imunisasi. Dan kepada tenaga kesehatan dan kader kesehatan maupun lintas sektor terkait, saya menghimbau agar dapat bekerja dengan baik, demi terlaksana dan suksesnya Pekan Imunisasi Nasional Polio Tahun 2016 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Tuba yang kita cintai,” jelasnya.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Tuba, Dr. Heri Novrizal, dalam laporannya mengatakan dari jumlah 151 Kampung dan Kelurahan telah disiapkan 274 Pos Pin Polio, dengan tenaga kesehatan berjumlah 151 orang, serta 59 orang kader supervisor yang berasal dari 18 Puskesmas se-Kab Tuba.

“Sasaran bayi 0 – 59 bulan yang di imunisasi Polio pada tahun 2015 lalu mencapai sebanyak 46.566 balita dengan persentase pencapaian sebesar 98%, namun pada tahun 2016 ini, sebanyak 48.789 balita diharapkan dapat dilakukan vaksinasi, sehingga target sasaran bayi dan balita yang bebas Polio mencapai 100% setelah mendapat imunisasi Polio,” ungkapnya disambut tepuk tangan ribuan peserta yang hadir dalam pencanangan Pin Polio tersebut. (adv)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *