Merasa Dijegal, Mahasiswa IAIN Demo Balak dan Pemira

 

HARIANFOKUS.COM- Ratusan mahasiswa IAIN Bandarlampung yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Transaparansi Demokrasi Syariah dan FEBI (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) melakukan aksi di area sekitar Kampus IAIN, Senin (14/3). Aksi tersebut sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap badan pelaksana (Balak) dan Pemira BEM IAIN yang dinilai tidak professional.

Husni Mubarok sebagai korlap mengatakan, dalam melaksanakan tugasnya Balak dan Pemira dinilai ada keberpihakan kepada salah satu calon, terutama Balak dan Pemira Syariah dan FEBI.

“Saat ini kami (Kampus IAIN, red) sedang melakukan pemilihan BEM secara serentak baik tingkat kampus, fakultas , dan jurusan untuk periode 2016-2017,” kata dia.

Namun sayangnya, Balak dan Pemira telah melakukan perbuatan yang tidak sportivitas menjegal salah satu calon dari fakultas Syariah dan FEBI.

“Pendaftran itu dimulai sejak 10-12 Maret, tapi ketika kami mendaftar berkas kami ditolak dengan alas an sudah habis waktunya padahal masih ada waktu,” ujarnya.

Oleh sebab itu tegas aktivis HMI ini dia bersama rekan-rekannya meminta rektorat untuk membubarkan Balak dan Pemira dengan alas an sebagai berikut. Pertama, Balak dinilai tidak independent, kedua, pembentukan Balak tidak menjunjung tinggi asas kebersamaan dan keberagaman, dan terakhir jumlah total Balak tidak rasional untuk menyelenggaran pemira untuk Fakultas Syariah dan FEBI.

” Kami juga meminta Wadek 3 syariah menginstruksikan Balak Pemira untuk melakukan pendaftaran ualng,” ujarnya.

Dia juga menambahkan agar Warek 3 harus mengeluarkan keputusan darurat yang pro terhadap pihak yang dirugikan. “Persoalan ini akan terus berlanjut bila tidak ada penyelesaian dari Warek 3 dan Wadek 3 Syariah selaku penanggungjawab,” tegasnya.

Sebelumnya, mahasiswa mengaku telah mengembalikan berkas pendaftaran atas nama Cagub BEM dari Fakultas Syariah atas nama pasangan Aulia Rahman dan Hyang. Sedangkan untuk FEBI atasnama pasangan Yuda dan Davit. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *