2 views

Hanan Berikan Gelar Adat Kepada Pejabat Pemkab

HARIANFOKUS.COM- Bupati Tulangbawang Hanan A Rozak memberikan gelar adat kepada empat pejabat vertical di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tuba. Gelar tersebut diberikan Hanan pada acara festival adat Megow Pak Tulangbawang, Kemarin (17/3). Keempat pejabat yang mendapat gelar adat yakni Kapolres Tuba, AKBP, Agus Wibowo, dengan gelar adat Menak Bhayangkara Marga, gelar kedua diberikan kepada Ketua Pengadilan Negeri Menggala, Lilik Sugihartono, dengan gelar Menak Ayoman Marga, ketiga, Danlanud Astra Ksetra Letnan Kolonel Navigasi, Arif Budiman, dengan gelar Menak Kesatria Dirgantara, dan yang keempat, Kepala Rutan Menggala, Untung Ciptadi dengan gelar Menak Pengatur Marga.

indexDalam kesempatan festival tersebut juga hadir Empat Marga, yaitu Marga Buai Bulan, Buai Tegamoan, Buai Umpu dan Buai Aji, dan sejumlah pejabat eselon I, II dan III, dilingkup Pemerintahan Kabupaten Tuba.

Dalam sambutannya Hanan mengatakan gelar stan pembina adat diutarakan dengan menggunakan bahasa Lampung merupakan bagian dalam rangka melestarikan kebudayaan guna meningkatkan kepariwisataan seni budaya adat Lampung.

“Bertujuan menunjang pembangunan adat budaya, karena secara perlahan, siapa lagi kalo bukan kita yang melestarikan, butuhnya dukungan dari seluruh elemen tokoh adat,” kata dia.
Dengan diberikannya gelar adat tersebut harap Hanan dapat memperat tali silaturahmi dalam membangun Kabupaten Tuba.

“Dan, menjauhi dari sipat sombong kepada orang yang diberi gelar adat, dan juga sebagai bentuk kenang-kenangan ketika orang tersebut tidak lagi bertugas di lingkup Pemerintah Kabupaten Tuba,” terangnya.

Lebih lanjut, dikatakan Hanan, selanjutnya, juga ada pawai prosesi adat dan budaya yang berguna untuk menerapkan pribahasa, dimana bumi di pijak disitu langit di junjung.

“Untuk itu, kami mengharapkan kepada pejabat, yang telah diberikan gelar adat Lampung Megou Pak Tulang Bawang, dapat menyatu dengan masyarakat adat Tuba,” tuturnya.

Diterangkan Hanan Kembali dengan Bahasa Lampung dialek O, bahwa adat istadat ram supayow dapok lajew ram jagow dan di urus say setemen now, gonow ngedukung majew now pembangunan saya berjayow di Tuba.

Alah enow ekam ngajak metey gepok supayow dapok ngelestariken adat budayow ram, say bergonow, nyakak ken perekonomian dibidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Sosial. sebab ekam selakeu kepalow daerah dalam hal ejow Pemerintah Kabupaten Tuba selaleu ngeharepken dukungan, jamow partisipasi segalou pihak mulai jak tokoh adat, Tokoh Masyarakat dan berbagai elemen masyarakat segalow,” ungkapnya.

Hanan pula tidak lupa mengatakan sebagai pemuka yang di tokohkan, diharapan untuk dapat jadi suri tauladan dan panutan bagi masyarakat Lampung khususnya di Tuba.

“Sekaligus dapok negejuk sumbangsih sai lebih optimal bergono melestariken seni budaya dan adat istiadat daerah Tulang Bawang,” tandasnya. (saidi)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *