7 views

UPC Hut Tuba di Rawa Jitu Timur Khitmat

HARIANFOKUS.COM- Upacara peringatan HUT Tulangbawang yang ke- 19 di Kecamatan Rawa Jitu berlangsung dengan khidmat. Upacara yang dihadiri Siswa/I SD, SMP, SMA, dan SMK itu juga dihadiri unsure TNI/Polri.

Bupati Tuba Hanan A Rozak dalam sambutannya yang dibacakan Camat Rawa Jitu Timur Amad yang juga selaku Inspektur Upacara disampaikannya, tentang sejarah terbentuknya Kabupaten Tuba sesuai Undang-Undang No 2 Tahun 1997 tentang Kabupaten Tuba.

“Pada tahun 1997 Kabupaten Tuba resmi terbentuk, yang dijabat oleh Pj. Bupati Tuba pertama, yakni bapak Santori Hasan. Lalu, di tahun 2012 berlangsung Pilkada secara langsung yang dimenangkan Handoyo atau kepanjangan dari Hanan A Rozak dan Heri Wardoyo,” kata Amad, Kemarin (17/3).

Masih dalam amanat sambutan, upacara dikatakannya, adalah moment penting untuk mengingat berdirinya secara resmi Kabupaten Tuba, sebab ibarat sebuah ucapan, Jas Merah, Jangan Pernah Melupakan Sejarah, jadi tidak boleh terkikis oleh zaman.

“Maka dengan momentun hari jadinya ke-19 Kabupaten Tuba, mari kita tingkatkan semangat etos kerja dan kegotong royongan melalui program Gerakan Serentak Membangun Kampung atau GSMK yang bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Kampung. Karena itulah, mari kita sukseskan GSMK tahun 2016 ini”. ujarnya.

Lebih lanjut, Amad menerangkan, optimalisasi pembangunan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun dengan kerja keras semua dapat terwujud, tapi dengan proses waktu yang bertahap semua pasti dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

“Oleh karenanya, saya berharap peringatan Hut Tuba ke-19 ini dapat memberi sebuah aspirasi kebaikan pembangunan kedepannya, dan khusus bagi aparatur pemerintahan di Kecamatan Rawa Jitu Timur, untuk dapat bahu-membahu membangun Tuba, dan pada akhirnya dapat memberikan pelayanan publik yang baik,” harapnya.

Sementara itu, seuasai upacara menyikapi amanat Bupati Tuba, Hanan A Rozak, Camat Rawa Jitu Timur, Amad mengatakan kepada awak media bahwa Hut ke-19 Kabupaten Tuba merupakan momentum kebersamaaan antar sesama masyarakat.

“Sehingga dengan adanya upacara ini, kedepannya dapat mempererat hubungan silaturahmi masyarakat di Kecamatan Rawa Jitu Timur, tanpa mengedepankan ras, suku dan agama, tetapi mengedepankan rasa jiwa sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Tuba,” ungkapnya.

Sedangkan, mengenai program GSMK, sambung Amad, program tersebut selalu mendapatkan respon baik dari masyarakat. Dimana hal itu terbukti sebelum adanya GSMK, kendaraan  bermotor tidak dapat melewati jalan di Rawa Jitu Timur yang berlubang dan berlumpur.

“Tetapi sejak ada Program GMSK sekarang sudah bisa dilewati, maka itulah masyarakat sangat mendukung, dan berharap program GSMK dilanjutkan kedepannya di Rawa Jitu Timur. Selain itu juga, sebelum adanya program GSMK, sifat gotong royong di masyarakat dapat dikatakan hampir punah, namun setelah adanya program GSMK, sifat bantu-membantu, Gotong Royong, khususnya masyarakat kecamatan Rawa Jitu Timur semakin erat dan pulih kembali solidaritasnya,” tandasnya. (saidi)
 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *