Pengangkatan Ketua LP2M Menuai Persoalan

 

HARIANFOKUS.COM – Pengangkatan Warsono sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Lampung menuai persoalan.  Adalah Prof Suharso PhD, guru besar FMIPA Unila menilai ada pelanggaran statuta dalam pengangkatan tersebut.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permen Ristek Dikti) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Lampung (Unila), untuk bisa menjadi ketua LP2M harus memiliki angka kredit minimal 400 atau posisi jabatan sebagai lektor kepala.

“Jadi untuk syarat menjadi ketua lembaga itu haruslah lektor kepala dan doktor. Tegas itu, dan statuta itu peraturan tertinggi di perguruan tinggi. Semua harus mengacu pada itu,” kata Suharso saat dihubungi  harianfokus.com  melalui sambungan telepon Senin (28/3).

Dia mengatakan, pelanggaran sangat jelas pada pengangkatan ketua LP2M Warsono yang hanya memiliki kredit 380 (lektor), tidak mencapai 400.

“Karena mungkin orang tidak tahu atau bagaimana aturannya, sehingga diangkat saja. Padahal mestinya ada biodata terlebih dahulu untuk melengkapi persyaratan pangkat dan lainnya. Yang jelas itu melanggar statuta,” paparnya.

Dia menambahkan, jika rektor menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 13 Tahun 2002 tentang ketentuan peraturan pemerintah terkait pengangkatan PNS menjadi pejabat struktural, dalam rotasi jabatan tersebut, menurutnya sudah sangat kejauhan.

“Statuta kan tahun 2015. Lagipula statuta kan peraturan tertinggi. Di samping itu, peraturan BKN itu kan untuk struktural murni, kalau kita kan fungsionalnya yang dilihat, jadi tidak cocok menggunakan peraturan BKN,” ujar dia.

Sebelumnya Rektor Unila Hasriadi Mat Akin memberhentikan beberapa pejabat dan menggantinya dengan yang baru. Pergantian tersebut mulai dari level lembaga, unit pelaksana teknis (UPT), biro, fakultas, hingga jurusan. Tercatat 25 nama pejabat yang mengalami penyegaran organisasi di unit kerja yang mereka pimpin sebelumnya.

Mereka antara lain Warsito sebagai Dekan FMIPA menggantikan Suharso, Sarwoko sebagai Kepala UPT Kearsipan menggantikan Sartini, dan Paul B Timotiwu sebagai Kepala UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi menggantikan Andi Setiawan. Selanjutnya, Warsono sebagai Ketua LP2M menggantikan Admi Syarif, dan Harsono Sucipto menggantikan Mardi Syahperi sebagai Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan. (adi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *