Isu Flu Burung Tak Turunkan Omset

Pedagang BurungHARIANFOKUS.COM Isu flu burung yang menyerang unggas di sejumlah wilayah berdampak pada penurunan omset penjualan binatang unggas yang kerap dikonsumsi masyarakat pada umumnya, termasuk kota Bandarlampung. Tetapi isu tersebut tampaknya tidak terlalu berdampak pada penjual maupun pencinta burung kicau.

Kendati isu flu burung sedang gencar-gencarnya tetapi Sukamto selaku pedagang burung kicau tidak merasakan dampak yang besar pada omsetnya “ Ya saya liat memang sekarang lagi banyak isu flu burung, tapi omset penjualan burung tetap stabil,” kata Sukamto saat ditemui dikios burung miliknya. Kamis (31/03).

Setiap harinya penjualan di kios burung Berkah milik Sukamto yang terletak dijalan Pulau Bacan, Antasari, Bandarlampung ini minimal menghasilkan omset sebesar Rp. 100 ribu “Omset penjualan setiap hari biasa dibilang cukup dan tidak pernah turun dari angka itu. Semua itu hasil dari penjualan pakan atau burung,” katanya.

Adapun kios milik Sukamto selain menyediakan beragam jenis burung seperti, Love bird, kacer, murai hingga cucak, juga menyediakan bermacam pakan burung maupun aneka sangkar burung dengan harga yang relatif murah. Maka tidak heran jika kiosnya selalu ramai dikunjungi pembeli. (SDM)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *