Kodim 0421/LS Bantu Sergap Petani

HARIANFOKUS.COM- Komando distrik militer (Kodim) 0421/Lampung Selatan, siap membantu target 500 ribu ton serapan gabah petani(Sergap). Upaya penyerapan  gabah tersebut dengan membentuk tim gabungan yang  terdiri dari personel masing masing dari Babinsa, Distan, Upsus dan Bulog.

Selain itu Kodim 0421/LS melakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi diantaranya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), Badan Urusan Logistik (Bulog) Lampung Selatan, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Lampung Selatan, untuk melakukan pembahasan Sergab petani di wilayah Provinsi Lampung khususnya di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Salah satu pembahasan rakor, diantaranya untuk mendapatkan hasil serapan padi yang maksimal dan terpenuhinya target 500 ribu ton beras di wilayah Lampung.

“Tim gabungan ini, nantinya turun langsung ke lokasi panen secara serentak. Supaya hasil panen petani dapat langsung diserap Bulog dalam memenuhi target sergap,” ungkap Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Inf I Ketut Mertha Gunardha, saat dikonfirmasi media harianfokus.com, usai rakor bersama instansi terkait di aula Makodim, Selasa (12/4)

Tekhnis pelaksanaan di lapangan ungkap Dandim, Kodim akan membentuk sebanyak  5-6 tim gabungan dengan waktu yang sama dan  sasaran berbeda di setiap desa yang sedang mengalami musim panen dan bergerak secara serentak ke lokasi siap panen.

“Kita pastikan setelah ada koordinasi dengan  Bulog Divre Provinsi Lampung  Bulog menyatakan siap membeli dengan sistem pembayaran cash di lapangan kepada petani,” ungkap Dandim.

Penerapan sistem tersebut yang telah dikoordinasikan dengan beberapa instansi terkait diharapkan dengan pola seperti ini hasil gabah yang dicapai akan lebih baik.

Pada sambutannya Dandim 0421/LS Letkol Inf I Ketut Mertha Gunardha bahwa penting bagi Danramil dan Babinsa untuk mengetahui tentang serapan gabah dan beras dimasing masing wilayah. Oleh karena itu Dandim mengatakan agar petani dihimbau untuk menjual gabahnya atau berasnya ke bulog dan mitra bulog.

Sementara itu pihak  Bulog Lampung Selatan yang langsung hadir Kepala Bulog Kalianda, Rycki menyampaikan penyebab dari serapan gabah dan beras bisa memenuhi target apabila ada koordinasi dari beberapa pihak termasuk babinsa. (nang/win)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *