9 views

Handoyo Umrohkan Timses Gratis

HARIANFOKUS.COM- Jika Balon Bupati Tulangbawang, Frans Agung MP diduga memanfaatkan sosialisasi empat pilar untuk sosialisasi pilkada, lain halnya dengan lawan politiknya Hanan A Rozak – Heri Wardoyo alias Handoyo. Pasangan incumbent ini diduga memanfaatkan program pemerintahan untuk kepentingan politiknya. Handoyo akan memberangkatkan ibadah umroh sebanyak 90 jamaah pada minggu mendatang.

Salah satu jamaah yang akan berangkat umroh AR, membenarkan jika dirinya merupakan salah satu tim sukses Handoyo pada pilkada periode lalu.Namun, dirinya membantah jika umroh yang dibiayai APBD ini menjadi ajang sosialisasi pilkada.

“Saya tidak setuju kalau umroh ini dibilang ajang sosialisasi pilkada, bagi kami khususnya bagi saya waktu berpolitik ya berpolitik, tapi ketika beribadah kita harus khusuk ibadah. Jangan dikait-kaitkan dengan politik,” kata pria yang sehari-harinya menjadi guru ngaji ini, Sabtu (16/4).

Baginya berangkat ibadah umroh harus dijadikan ajang berbenah diri dan mendekatkan diri kepada sang pencipta.

“Saya tidak melihat pemberangkatan ibadah ini sebagai kepentingan politik,” ungkapnya.

Sementara WN yang juga rekan AR tidak membantah jika semua jamaah yang akan diberangkan ibadah umroh oleh Pemkab Tuba melalui Kesra mayoritas timses Handoyo pada pilkada tahun lalu.

“Saya memang menjadi tim sukses Handoyo pada pilkada periode lalu, dan saya masih akan tetap loyal kepada Handoyo yang kabarnya akan berpasangan lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Kasubag Bidang Kesra Tuba, Rahmad Susanto, yang mendampingi Kabag Kesra, Nono Sumirat mengatakan, ibadah umroh merupakan salah satu dari tujuan wisata religi itu hampir dipastikan berangkat sebelum tanggal 20 April, atau dalam kalender umat agama islam, masih dalam Bulan Rajab 1437 Hijriah Tahun 2016.

“Saat ini sedang proses verifikasi pemberkasan seperti passport dan syarat-syaratnya,” kata dia, Kemarin.

Pemberangkatan tersebut harus dilakukan secepat mungkin, karena dikhawatirkan terjadi pembengkakan biaya ibadah umroh atau perjalan suci rohani tersebut, mengingat sudah mendekati bulan suci Ramadhan .

“Kalau mendekati bulan suci Ramadhan biayanya akan naik drastis,” ungkapnya.

Rahmad mengungkapkan, program umroh gratis Pemkab Tuba, telah berjalan tiga tahun ini, sehingga tidak ada lagi masalah dari sisi program kegiatan apalagi dikait-kaitkan dengan kepentingan politik.

“Untuk itu, telah menjadi komitmen Pemkab Tuba melalui Bagian Kesra, selain pemerintah melalukan pembangunan yang merata, Pemerintah juga memikirkan tentang pentingnya membangun jiwa umat manusia atau SDM dalam hal bertujuan membangun nilai kultural moralitas keagamaan masyarakat Tuba,” tandasnya. (saidi/win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *