Bangun Kembali Pasar Putri Agung, Rp 5 Miliar Siap Dikucurkan

HARIANFOKUS.COM- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) setempat, pada tahun 2016 ini berencana akan melakukan penambahan bangunan terhadap Pasar Putri Agung dengan menggunakan Anggaran dari Tugas Pembantuan (TP) sebesar Rp5 Milyar lebih. Anggaran tersebut diperuntukan khusus pembangunan fisik saja.

Kepala Dinas Koperindag, Supriyanti yang diwakili Kabid Perdagangan Sumantri, ketika ditemuai diruang kerjanya baru-baru ini, mengatakan rencananya pada Bulan Juli mendatang Diskoprindag akan melakuan pembanguan kembali terhadap Pasar Putri Agung yang bertempat di Kecamatan Menggala.

“Berdasarkan permintaan dan usulan para pedagang, agar pembangunan direliasasikan sesudah Idul Fitri mengingat untuk pindah ke relokasi sementara pedagang harus bekerja exstra mengangkat ke bangunan lain, sementara berjarak kurang lebih 500 meter,” kata dia.

Maka dari itu, terang Sumantri, terkait bangunan pasar itu, Dinas Koperindag pada saat ini telah memperoleh Rap dan Gambar dimana konsep Pembangunannya mengacu pada Prototype, kementrian standar banguan dan standar SNI dan aturan Permendagri No 61/M-DAK/8-2016 dan peraturan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri No 69/PDN/Kab/7-2016 Pasar Tipe B.

“Untuk jumlah kios dan los, akan dibangun Kios 34 unit dan los 150 unit, dengan luas bangunan volume 3200 meter persegi, semuanya sudah di konsep untuk los ikan lokasinya bagian sebelah belakang banguan kios, dan sudah dipastikan. Namun kendati Pasar Putri Agung bangunanya sudah modern tapi konsep pasarnya tetap menggunakan gaya Pasar Tradisional yang sifatnya tawar menawar barang tetap berlangsung antara pedagang dan pembeli.Hal tersebut dilakukan dengan alasan bahwa pembanguan Pasar Putri Agung didasari dengan posisi beradanya pasar yang ada di Kecamatan Menggala, dan berada dipusat pemerintahan Kabupaten Tuba, jadi pasar pun harus disesuikan dengan tata ruang kota ,” jelasnya.

Dinas Koperindag hanya sebatas merealisasikanya saja, karna mulai dari konsultan dan proses lelang pun semuanya pihak pusat sesuai pembangunan Pasar Putri Agung Menggala menggunakan anggaran TP.

“Diskoperindag Kabupaten Tuba, hanya bertugas mempersipkan lahan yang akan dibangun, namun hanya berperan melakukan pengawasan saja, semua pembangunan pasar tetap bersama dengan pihak Dinas Pasar,” jelasnya.

Maka Dalam waktu dekat ini imbuh Sumantri, pihak Disoperindag dan Dinas Pasar akan mempersiapkan lahan untuk relokasi pedagang pasar Putri agung sementara waktu, sebab pasarnya pada bulan juli usai Idul Fitri mendatang seluruh pedagang harus segera pindah ke bangunan sementara.

“Dinas Koperindag berharap terhadap masyarakat agar dapat mendukung pembanguan Pasar Putri Agung yang rencananya akan berjalan setelah lebaran Indul Fitri sekitar Bulan Juli 2016, tanpa dukungan dari barbagai elemen masyarakat Tuba, khususnya masyarakat Menggala, proses pembangunan tidak dapat berjalan dengan lancar,” harapnya (saidi).

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *