41 views

Buruh Demo, Tolak Politik Upah Murah

HARIANFOKUS.COM- Ratusan buruh yang tergabung dalam PPRL demo di Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/5).Mereka menyuarakan sembilan poin tuntutan dan lima poin jalan keluar yang ditawarkan.

Ketua Eksekutif Wilayah LMND Lampung Reynaldo Sitanggang, mengatakan menolak politik upah murah, meminta pemerintah mencabut PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, lalu meminta penghentian kriminalisasi gerakan rakyat.

“Kemudian, hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing, wujudkan petunjuk pelaksanaan kerja dalam mengganti penghapusan sistem kontrak dan outsourcing, tolak MEA dan TPP (Trans Pacific Partnership), cabut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, cabut UU No 12 tahun 2012 tentang dikti, dan cabut uang kuliah tunggal,” kata Reynaldo kepada harianfokus.com ditemui di sela-sela aksi di halaman Kantor Gubernur Lampung, Senin siang, (2/5).

Khusus mengenai uang kuliah tunggal, pengunjuk rasa minta Gubernur Lampung memanggil Rektor Unila dan Rektor IAIN. “Kebijakan UKT kami nilai sangat mencekik mahasiswa,” kata dia.

Reynaldo menambahkan, selain menuntut pengunjuk rasa juga mengusulkan solusi kepada pemerintah yaitu dilaksanakannya reformasi agraria sejati, bangun industrialisasi nasiomal yang kuat dan mandiri, dan nasionalisasi aset-aset vital negara di bawah kontrol rakyat. (ayn).

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *