Warga Cokok Pemilik Uang Palsu

HARIANFOKUS.COM- Warga Desa Sukaraja Gedongtaan Pesawaran mencokok Nopriyanto (32) atas tuduhan memiliki uang palsu , Selasa (26/4).

Guna pengusutan selanjutnya untuk sementara waktu, tersangka warga Bogorejo Gedongtaan Pesawaran itu diamankan di Mapolsek setempat.

Berdasarkaa info yang dihimpun harianfokus.com, bapak beranak tiga itu kedapatan memiliki uang palsu dan membelanjakan ke sejumlah warung yang ada di Desa Sukaraja, Gedongtataan. Pemilik warung yang mengetahui uang itu palsu langsung mengamankan tersangka dan menginformasikan ke petugas.

Nopriyanto saat itu tidak melarikan diri karena massa mengepungnya. “Kami berhasil amankan pelaku, dan dari tangan pelaku kami dapat uang palsu senilai Rp 250 ribu, pecahan Rp 50 ribu sejumlah lima lembar,” kata Kapolsek, Kompol Hermansyah Gumay, Senin (2/5).

Tidak haya itu, petugas juga menemukan uang asli senilai Rp 120 ribu yang terdiri dari pecahan Rp 20 ribu sebanyak dua lembar, Rp 10 ribu enam lembar dan empat lembar pecahan Rp 5000.

Diduga uang asli ini hasil kembalian dari membelanjakan uang palsu. Sebab, pada Nopriyanto, polisi juga menemukan lima bungkus rokok dan lima bungkus roti yang dia beli dari warung yang berbeda-beda.

Atas perbuatan tersebut, polisi menjerat Nopriyanto dengan pasal 36 ayat 3 UU RI No: 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan pasal 245 KUHP tentang Pemalsuan Mata Uang. “Ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tegasnya. (ayn).

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *