Berbisnis Sekaligus Melestarikan Budaya

HARIANFOKUS.COM –  Provinsi Lampung selain dikenal sebagai penghasil kopi, juga dikenal akan kerjainan tangannya, seperti sulam usus salah satunya. Awalnya sulam usus adalah seni kerajinan sulam yang telah ada sejak dulu dalam masyarakat Lampung Pepadun berupa bebe atau penutup bagian dada para wanita dan penari penari kala upacara adat atau pesta pernikahan berlangsung. Seiring waktu sulam usus kegunaan sulam usus perlahanberubah menjadi busana yang aplikatif dan unik. Sehingga kekhasan yang dimiliki menjadikan produk fesyen ini diminati banyak pihak sehingga tak heran jika banyak pengrajin yang mulai fokus terhadap sulam usus, salah satunya adalah Lampung Jaya Collection.

Kerajinan tangan yang beberapa tahun belakangan ini menjadi sektor bisnis dan budaya yang tidak dapat dilepaskan dari Provinsi Lampung. Hal ini pula yang menjadikan Hasmah Ismail selaku pemilik Lampung Jaya Collection melakukan bisnis sekaligus melestraikan budaya. “Awalnya saya merasa sebagai masyarakat Lampung wajib mencintai dan melestarikan budaya Lampung, termasuk sulam usus ini. Terlepas bisnis kerjinan ini menghasilkan atau tidak, anggap saja sebagai bonus, niat awalnya harus didasari dengan kecintaan terhadap budaya terlebih dahulu,”  katanya, Selasa (3/5/2016).

Sulam usus memiliki beragam model rancangan dan aksesoris, selain memiliki motif klasik khas Lampung, Sulaman usus dapat diolah menjadi beragam kerajinan berupa pakaian wanita, bed cover, sarung bantal dan guling, taplak meja, sarung kursi hingga tutup kue. Biasanya hasil kerajinan ini banyak dicari oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara sebagai salah satu oleh-oleh khas Lampung.

Untuk harga sulam usus karya Lampung Jaya Collection sendiri bervariasi dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung dari kerumitan proses pembuatan. “Harga sulam usus bisa dikatakan relatif . Sebab ini tergantung dengan desain, motif dan tingkat kesulitan yang diberikan. Bagi konsumen yang berminat, dapat menghubungi kontak kami yaitu 081272238870,” ujar Hasnah. Untuk satu set bed cover, sarung bantal dan guling, dibanderol seharga Rp 1,3 juta, sedangkan sarung meja makan seharga Rp 600 ribu, satu set bantal kursi dan taplak meja seharga Rp 350 ribu dan tutup kue isi dua belas busah seharga Rp 250 ribu.

Salah satu konsumen yakni Khairunnisa Yunizar mengatakan dirinya sudah beberapa kali membeli kerjianan sulam usus di Lampung Jaya Collection yang terletak di Jalan Soekarno Hatta desa Tanjung Iman, Abung selatan, lampung Utara, tepatnya dibelakang Hotel Jaya Raya ini dikarenakan hasil kualitas tenunan. “Saya sudah beberapa kali membeli disini, alasannya hasil tenunan yang rapih, motif yang unik dan bahannya yang baik. Urusan harga enggak jadi masalah, yang penting kualitas baik,” paparnya. (sdm)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *