18 views

Bupati Hanan Pastikan PT BNIL Akan Ditutup

HARIANFOKUS.COM- Perseteruan antara Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang dengan PT Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL) tidak pernah berakhir. Setelah kalah dalam gugatan di PTUN beberapa bulan yang lalu, kini Bupati Tuba Hanan A Rozak memeastikan akan segera menutup PT BNIL. Sebab, PT yang kini beralih fungsi dari perusahaan perkebunan sawit ke perusahaan gula tersebut tidak memiliki surat izin alias ilegal.

Hanan mengatakan, alih fungsi PT BNIL tidak memiliki izin dan surat izin usaha PT BNIL untuk perkebunan sawit sudah tidak berlaku lagi atau kaduluarsa.
“Segala macam aktivitas PT BNIL adalah ilegal, maka secepatnya harus segera di tutup,” kata Hanan kepada harianfokus.com, Senin (9/5).

Menurut dia, Pemkab Tuba sudah melayangkan surat peringatan kepada PT BNIL untuk menghentikan aktivitas perusahaan. Namun, surat pernyataan tersebut belum direspon oleh pihak PT BNIL.
“Kami sudah melayangkan surat peringatan kepada pihak PT BNIL,” ungkapnya.

Pernyataan Hanan, dibenarkan oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Tuba, Untung Widodo.
“PT BNIL tidak mempunya izin dari Perizinan, dan jika dikatakan apakah ilegal atau tidak, ya secara otomatis, jika tidak memiliki izin artinya ya ilegal,” kata dia.

Dijelaskannya, PT BNIL hanya memiliki izin usaha tanaman sawit, namun hingga pada tanggal per 19 November 2015, izin tersebut sudah habis, bahkan pada tanggal 18 November 2015 PT BNIL mengajukan perpanjangan izin HO, namun karena salah, dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2012, diantaranya terkait masalah Amdal, maka pemerintah Kabupaten Tuba mengembalikan surat permohonan izin agar supaya dapat dipenuhi dahulu persyaratannya.
“Tapi hingga saat ini PT BNIL tidak memenuhi persyaratan, maka jelas saat ini PT BNIL sama sekali tidak memiliki izin, atau dapat dikatakan ilegal,” tegasnya.(saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *