25 views

Program Biling Mengakibatkan Sekolah Swasta Kekurangan Murid

HARIANFOKUS.COM-  Program Bina Lingkungan (Biling) merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Bandar Lampung. Namun program Biling tersebut mengakibatkan sekolah swasta kekurangan murid.

Menurut Sukarti, Kepala SMP Bina Taruna, semenjak ada program biling jumlah siswa di sekolahnya terus menurun.

“Sebelum ada biling, ada 5 lokal, sekitar 100 siswa,” kata Sukarti kepada harianfokus.com, ditemui di kantornya, di Jalan P Antasari Gang Mangga No 105 Tanjung Agung, Senin (9/5).

Saat ini jumlah siswanya hanya 59 anak. Sementara siswa yang mengikuti ujian SMP hanya 15 anak. “Padahal di sini kami juga tidak memungut bayaran. Untuk dana kami hanya mengandalkan dana BOS dan BSM”, jelasnya.

Ia sendiri senang dengan adanya program seperti biling, namun menurutnya pembagian siswa biling kurang adil. “Pemkot harusnya membagi juga ke sekolah swasta. Di sekolah negeri itu sudah kepenuhan, kasihan juga guru negeri nangani siswa yang kebanyakan,” katanya.

Berdasarkan pemantauan harianfokus.com, sekolah ini hanya memiliki enam ruangan. Tiga ruangan kelas, satu ruangan dijadikan perpustakaan dan ruang BK, satu ruangan guru, dan satu ruang kantor. Komputer untuk praktik siswa hanya berjumlah delapan buah, lima buah di ruang guru, satunya dalam keadaan rusak, tiga buah di kantor. Lapangan sekolah ini masih berupa tanah.

“Sebenanya dari dulu ingin disemen (lapangan), tapi ya apa daya,” kata Sukarti.

Senada dengan SMP Bina Taruna, penurunan jumlah siswa juga dialami SMP Tirtayasa. “Dulu sekitar 180 siswa, sekarang jumlah siswa kami 70 anak,” kata Maria kepala sekolah kepada harianfokus.com saat ditemui di kantornya, Senin (9/5).

Ia juga meminta agar biling dibagi ke sekolah swasta. “Sekolah itu eksis kan karena ada murid, kalau muridnya tidak ada ya sekolah juga bisa hilang,” pungkasnya. (ayn)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *