23 views

Dana Pengajian Bunda Eva Patut Dicurigai

HARIANFOKUS.COM- Berbicara istri Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana alias Bunda Eva tidak ada habisnya. Politisi senior dan kontroversial ini diduga kuat telah menggunakan dana APBD Kota Bandarlampung untuk kepentingan rutinitas yayasan pengajian akbar Majelis Taklim Rahmat Hidayat (MTRH) yang dipimpinnya.

Ketua KPKAD (Komisi Pemantau Kebijakan Anggaran Daerah) Lampung, Gindha Anshori Wayka mengatakan, setiap lembaga yang terdaftar resmi memungkinkan mendapat bantuan hibah dari pemerintahan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kalau terdaftar di Kesbangpol boleh-boleh saja dibantu, termasuk Rahmat Hidayat, sama dengan Karang Taruna, Pramuka, dan KNPI,” kata dia, Selasa (10/5).

Namun demikian, jangan sampai dana yayasan pengajian MTRH yang diduga bersumber dari Pemkot Bandarlampung lebih besar dari anggaran organisasi lain, seperti KNPI, Karang Taruna, dan Pramuka yang merupakan organisasi resmi pemerintah.

“Selama dananya dapat dipertanggungjawabkan tak ada masalah, tapi jangan sampai menjadi rancu soal nilai karena nilai bantuan hibah yayasan Rahmat Hidayat tidak harus lebih besar dari organisasi resmi pemerintahan lainnya,” terang dia.

Menurut dia, dana yayasan pengajian MTRH yang memang patut untuk kita curigai. Hal ini jika dilihat dari kegiatan yang dilakukan yayasan MTRH yang selalu jor-joran.

“Menenggarai apakah yayasan milik Eva Dwiana menggunakan dana daerah atau tidak, kita bisa telisik pada saat milad atau ulang tahunnya yang mengadakan senam dengan hadiah umroh adalah yayasan Bunda Eva. Tetapi pemenangnya diduga mengurusi persyaratan umroh di Pemkot Bandarlampung,” ungkapnya.

Diterangkannya lagi, bahwa yayasan pengajian MTRH menggunakan dana yang jumlahnya fantastis. Misalnya, setiap kegiatannya selalu menyewa bilboard jumlahnya hampir puluhan dan juga mengundang penceramah-penceramah kondang dari Jakarta.

“Bayangkan saja ini hampir 2-3 kali dalam satu bulan, berapa banyak jumlah dananya,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *