3 views

Pemkab Tuba Bagikan Alsintan

HARIANFOKUS.COM- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan, belum lama ini telah membagikan alat dan mesin pertanian (Alsintan), tugal perdana jagung dan peresmian Box Cavert, sekaligus melakukan normalisasi saluran irigasi seluas 1.400 hekter di Kecamatan Dente Teladas, Kampung Teladas, Minggu (22/5).

Pada kesempatan itu dihadiri langsung oleh, Bupati Tuba Hanan A rozak, Perwakilan Dinas pertanian Provinsi Lampung, Herlin, Kepala Dinas Pertanian Tuba, Nurmansyah Rani, sejumlah Kepala Satker, Camat Dente Teladas, Kepala kampung Teladas, serta Gapoktan se-Kecamatan Dente Teladas.

Dalam sambutanya Bupati Tuba Hanan A Rozak, mengatakan dengan digelontorkannya berbagai bantuan pembangunan Box Covert dan normalisasi, Alsintan dan program tanam jagung yang berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi dan Pusat merupakan salah satu dukungan guna peningkatan swasembada pangan dan peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Tuba.

“Diberikannya bantuan ini tentunya atas peran serta kinerja berbagai lini sektor setiap satker di Pemkab Tuba, sehingga Kecamatan Dente Teladas khususnya kampung Teladas lebih diprioritaskan berbagai program untuk dikucurkan,” terangnya.

Lebih lanjut Hanan juga mengatakan, setelah diluncurkan dan diresmikan diharapkan bantuan itu dapat dipergunakan para petani di Kecamatan Dente Teladas khususnya Kampung Teladas kedepan akan lebih maju lagi, pasalnya semua pekerjaan sudah dapat di kelola menggunakan mesin.

“Selain itu juga tata air sudah dapat diatur sehingga masyarakat atau petani tidak lagi merasa mengeluh akan kekuarangan air ketika musim tanam tiba karena stok air sudah dapat dipastikan aman,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutan perwakilan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Lampung, Herlin, mengatakan bahwa pada tahun 2016 ini Provinsi Lampung mendapatkan 2000 juta ton gabah kering giling, jumlah tersebut jika dibandingkan pada tahun 2015 lalu sunggu sangat jauh, hanya mendapatkan 33 juta ton gabah kering giling.

“Hal ini sangat luar biasa, dan harus diapresiasi, karena selain itu tahun ini juga Provinsi Lampung memiliki program tanam jagung Gerakan serapan gabah beras petani (Segap), yang menjadi sasaran salah satunya target pemerintah Provinsi Lampung di tahun 2016 ini, dimana target hingga mei mendatang untuk melakukan penyerapan gabah-gabah petani,” jelasnya.

Sedangkan, Masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian, Nurmansyah Rani, dalam sambutanya mengatakan pelaksanaan program Box Cavert dan Normalisasi saluran dranase / Irigasi yang merupakan kegiatan percontohan pengembangan prasarana dan sarana pertanian, yang bersumbrr dari Dana APBN kemetrian pertani dirjen PSP tahun anggaran 2016, kegiatan ini meliputi Box Cavert sebanyak lapan unit dan Normalisasi saluran dranse/ Irigasi sepanjang 6,5 meter yang dilaksanakan di kampung Teladas kecamatan Dente Teladas.

“Kegitan ini amat sangat dibutuhkan oleh para petani karena selama ini lahan mereka kekurangan air pada saat musim kemarau dan mengalami kebanjiran pada saat musim hujan, karna air tidak dapat di keluarkan dari lahan pertanian mereka, dengan adanya kegiatan Box Cavert dan normalisasi saluran irigasi mempunyai manfaat untuk lahan seluas 1.400, sehingga dapat meningkatkan produksi padi dan palawija di kabupaten Tuba,” terangnya.

Nurmansyah Rani menambahkan, selain kegiatan Box Cavert dan normalisasi saluran Irigasi , Kabupaten Tuba juga mendapatkan alokasi pengembangan jagung hibrida dengan luas lahan 4500 hektar yang dilasanakan di beberapa wilayah di kabupaten Tuba, seperti yang dilaksanakan berupa kegiatan tugal perdana tanda di mulainya kegiatan pengembangan jagung Hibrida.

“Untuk program ditahun 2016 ini, yakni perluasan sawah 4.850 hektar, pengembangan lahan rawa gambut seluas 500 hektar, dan gerakan pengembangan tanaman padi hibrida seluas 7.000 hektar, perluasan tanaman ubi kayu seluas 750 hektar, pengembangan irigasi perpipan /pompanisasi 4 unit, pengembangan embung pertanian 2 unit, bantuan Traktor roda 4 sebanyak 2 Unit, bantuan hendtraktor sebanyak 21 unit, bantuan Rice transplater / alat tanam padi sebanyak 32 unit,” jelas Nurmansyah

Nurmansyah Rani, menambahkan kesemua bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produksivitas tanaman, khususnya padi dan jagung yang ada di Kabupaten Tuba. (saidi).

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *