Pemkab Tanggamus Gelar Tes Urine Dadakan

HARIANFOKUS.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus menggelar tes urine kemarin (24/5) diruang rapat utama Kantor Bupati. Menariknya tes urine tersebut diadakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Rutin. Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Tanggamus belum membeberkan hasil tes urine dadakan itu dengan alasan kode etik.

Tes urine diikuti 101 orang pejabat di lingkup Pemkab Tanggamus. Mereka terdiri dari wakil bupati, sekretaris daerah, asisten, staf ahli bupati, kepala dinas, sekretaris dinas, kepala badan, kepala kantor, kepala bagian, dan seluruh camat di Bumi Begawi Jejama. Adapun tujuan diadakannya tes urine tersebut tak lain untuk menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan birokrat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi usai menjalani tes pada urutan pertama mengatakan, pemkab sengaja bekerjasama dengan BNN Tanggamus untuk melaksanakan tes urine. Sebab dirinya sangat mengharapkan, para pejabat mulai dari kepala satker hingga camat di Tanggamus, bersih dan bebas dari penyalahgunaan barang-barang terlarang itu. Karena menurut Samsul Hadi, pengaruh narkoba saat ini kian kuat dan sudah merangsek semua lini klasifikasi masyarakat.

“Dalam peredarannya, narkoba tidak memilih-milih korban. Mulai dari kalangan elit terpelajar dan ekonominya berkecukupan, termasuk para pejabat sampai kalangan kurang terpelajar dan hidup kekurangan. Makanya kami ingin memeriksa PNS di Tanggamus dan mereka harus benar-benar bersih dari narkotika. Kami ingin memastikan dalam tubuh PNS tidak ada kandungan atau zat-zat berbahaya yang terkandung dalam narkotika atau zat adiktif lainnya,” tegas Wabup.

Sementara Kepala BNN Tanggamus Kolbidi saat dikonfirmasi mengungkapkan, kedatangan BNN Tanggamus ke Rupatama itu, tak lain mengikuti instruksi Presiden RI dan undangan Pemkab Tanggamus. Menurut Kolbidi, presiden sudah mengeluarkan aturan tegas bahwa seluruh pegawai pemerintahan harus bersih dari narkotika.

“Dari hasil tes urine ini, jelas nantinya ketahuan ada atau tidak pejabat di lingkup Pemkab Tanggamus yang mengkonsumsi narkoba/napza. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal pencegahan, agar tidak ada satupun ASN di Pemkab Tanggamus yang mengkonsumsi barang-barang terlarang itu,” ujar Kolbidi.

“Terkait hasil tes urine, maaf kami (BNN) tak bisa membeberkan. Karena memang begitu kode etiknya. Yang berwenang memaparkan hasil tesnya adalah Pemkab Tanggamus,” lanjut Kolbidi ketika ditanya mengenai hasil tes tersebut.

Kegiatan semacam ini, tambahnya, akan terus dilakukan secara estafet dan dadakan. Tak hanya di pemkab, BNN Tanggamus juga akan masuk ke sekolah-sekolah. Sebelum melaksanakan tes urine di pemkab, BNN juga sudah melakukan kegiatan serupa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotaagung dan Kodim 0424 Tanggamus.(Odo)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *