Kios Kopi Untuk Rakyat

HARIANFOKUS.COM Bagi sebagian pecinta kopi atau bagi orang yang ingin mencicipi kopi, kafe sepertinya menjadi tujuan utama. Tentu saja harga secangkir kopinya lebih mahal dibandingkan kopi kemasan ataupun warung kopi pinggir jalan. Mahalnya harga kopi tidak terlepas dari alat untuk mengolah minuman itu sendiri. Biasanya di setiap kafe kopi jenis ini dibanderol berkisaran Rp30-50 ribu per cangkir.

Tetapi tidak dengan warung kopi yang satu ini. Bagi pecinta kopi yang berkantong pas-pasan, kedai Kopi Rakyat ini sangatlah bersahabat. Bagaimana tidak, kopi yang biasa disajikan di kafe atau hotel dapat dibeli dengan harga tidak lebih dari Rp10 ribu alias berkisar Rp8-10ribu per cangkir. Masyarakat cukup datang saja ke warung Kopi Rakyat yang terletak di pinggiran JL. Diponegoro Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

Ferdiyanto sang pemilik kafe kopi rakyat sekaligus merangkap sebagai barista ini mengungkapkan konsep kedai miliknya hampir sama dengan kedai kopi lain, hanya saja alat penyaji kopi bukan terbuat dari alat yang menggunakan listrik seperti rata-rata kafe kebanyakan. “Saya membuat kopi dengan alat buatan sendiri tanpa menggunakan listrik, melainkan menggunakan api, sehingga biaya produksi kopi yang dihasilkan lebih hemat dan harga dipatok untuk konsumen pun lebih terjangkau,” ujar Ferdi, Minggu Malam (29/5/2016).

Dijelaskan pria kelahiran Bandar Lampung, tahun 1989 ini, kopi hasil racikannya dibanderol denga sangat murah. “Kopi yang saya jual cukup murah, berkisar antara Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu. Sajian kopi juga tiap harinya selalu berganti,” ucapnya. (Sdm)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *