Jasa Raharja Salurkan Rp 14 M

HARIANFOKUS.COM Hingga Mei 2016, PT Jasa Raharja (Persero) perwakilan Lampung sudah menyalurkan Rp14,690,221 milyar santunan dari Jasa Raharja.

“Untuk korban meninggal dunia, besar santunan Jasa Raharja yang sudah disalurkan mencapai Rp14,690 milyar. Untuk santunan kematian  Rp8,527 milyar, santunan perawatan luka Rp5,958 milyar, santunan cacat tetap Rp198,7 juta dan santunan penguburan Rp6 juta. Diperkirakan hingga akhir 2016 nanti besar santunan yang disalurkan Jasa Raharja perwakilan Lampung bisa menyentuh Rp30 milyar,” kata Kepala PT Jasa Raharja (Persero) perwakilan Lampung Jajang Raharja dalam konpers rencana pelaksanaan Dialog Publik 2016 di Ruang Rapat gedung Jasa Raharja perwakilan Lampung, Senin (30/5).

Jajang menjelaskan, selama lima tahun terakhir di Provinsi Lampung menunjukkan jumlah pembayaran santunan yang disalurkan Jasa Raharja perwakilan Lampung trennya mengalami penurunan setiap tahunnya. “Kalau dengan perkiraan 2016 dengan Rp30 milyar artinya luar biasa. Ini jadi berita baik buat mitra kami Kepolisian Polda Lampung dan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dalam usaha meraih zero accident dari lakalantas,” lanjut Jajang.

2011 terdata jumlah santuna yang disalurkan Jasa Raharja Rp44,580 milyar. 2012 menurun jadi Rp44,095 milyar. 2013 menurun lagi jadi Rp 37,770 milyar. 2014 jadi Rp34,413 milyar. 2015 jadi Rp33,522 milyar. Penurunan terendah terjadi pada 2013 yang mencatatkan penurinan hingga 14,34 persen.

“Dari 2011 hingga 2015, jumlah santunan kematian yang disalurkan Rp137,5 milyar, santunan perawatan akibat luka lakalantas Rp52,1 milyar, santunan buat cacat tetap Rp4,6 milyar dan penguburan Rp86 juta. Total santunan lakalantas Jasa Raharja yang disalurkan Jasa Raharja perwakilan Lampung dalam lima tahun tersebut mencapai Rp194,383 milyar,” urai Jajang.

Penyaluran santunan tersebut sebagai langkah lanjutan sosialisasi UU Nomor 33 & 34 tahun 1964 jo Peraturan Pemerintah Nomor 17 & 18 tahun 1965 serta Peraturan Menteri Keuangan nomor 36 & 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 tentang besaran santunan dan tarif Iuran Wajib dan Sumbangan Wajib. (ayn)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *