SPRI-LASPRI: Akhir-akhir Ini Herman HN Arogan

HARIANFOKUS.com– Keinginan Pemerintahan Kota Bandar lampung untuk menutup SMKN 9 Bandarlampung mendapat keceman dari berbagai pihak. Selain kecaman dari para wakil rakyat,  protes juga dilayangkan oleh Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) – Laskar Perempuan Berdikari (LASPRI).

Ketua SPRI Bandar lampung Rudiyanto saat memimpin aksinya di depan Kantor Gubernur Lampung mengatakan,  rencana penutupan SMKN 9 Kota Bandarlampung merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat  atau tidak memihak kepada kaum yang termarginalkan.

“Tentu saja kebijakan tidak populis itu bakal merusak citra Walikota Herman HN sendiri sebagai penguasa Kota Tapis Berseri. Kami meyakini, masyarakat yang dulu menjadi pemilih Pak Walikota akan menyesal mendalam, sehingga kemudian berbalik melakukan perlawanan. Kami merasakan sendiri, kebijakn Pemkot akhir-akhir ini terkesan arogan dan memaksakan kehendak, lihat saja contohnya,nn penutupan jalan didepan  Tugu Juang, alih-alih mengurangi  kemacetan, tetapi justru menjadi penyebab kemacetan baru yang lebih parah, ” kata dia, Selasa (14/6).

Menurutnya, jika memang kebutuhan mendesak bagi Pemkot Kota Bandarlampung adalah mendirikan SMP baru, maka tentulah lebih bijak jika menganggarkan pendirian sekolah baru dengan lokasi yang barunn pula.

“Tidak dengan cara bar-bar menutup sekolah SMK yang sudah ada, kemudian merancang berbagai alasan pembenaran,” ungkapnya.

Pihaknya juga mendesak Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo untuk tegas dan turun tangan langsung guna menjamin dan menyelamatkan keberlangsungan SMKN 9.

“Kami juga meminta kepada seluruh elemen masyrakat untuk bersatu melakukan perlawanan terhadap Pemkot jika terus memaksa kehendaknya,” tegasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *