29 views

KPU Tuba Ajak Semua Elemen Jaga Demokrasi Damai

HARIANFOKUS.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang meminta semua elemen masyarakat di Tuba untuk bekerjasama menjaga marwah pesta demokrasi untuk menciptakan pilkada damai yang akan digelar serentak tahun mendatang, Februari 2017. Rapat koordinasi yang dihadiri toklh lintas agama, PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), LSM, ormas kepemudaan, BEM Tuba, dan penyelenggaraan pemilu serta pihak keamanan itu berlangsung di Aula Hotel Sarbini Kecamatan Menggala, Kamis (16/6).

Adapun sosialisasi itu juga membahas materi penjelasan mengenai tahapan, teknis penyelenggaraan dan produk hukum pilkada serentak.

Ketua KPU Tuba, Reka Punnata, seusai kegiatan mengatakan bahwa tujuan KPU Tuba mengadakan sosialisai adalah untuk mencapai target pemilih pada saat Pilkada di Kabupaten Tuba yakni sebanyak 85 % suara, dari seluruh total suara yang ada.

“Sosialisasi ini dilakukan supaya bagi siapapun orang yang memiliki hak pilih dapat menggunakan hak pilihnya.Karena terkadang ada sebagian orang yang tidak mengerti tentang pentingnya pilkada, sehingga enggan untuk menggunakan hak pilihnya. Itulah peran pentingnya steakholder terkait, yang diharapkan mampu berfungsi, supaya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai proses dan tahapan pilkada,” kat dia yang didampingi Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono beserta Handi Muyaningsih.

Berdasarkan PKPU Nomor 3/2016, untuk tahapan utama Pilkada 2017 di Kabupaten Tuba, pembentukan PPK dan PPS akan dilaksanakan pada 21 Juni – 20 Juli 2016, atau selama 30 hari, terdiri dari perekrutan sampai dengan pelantikan.

“Sementara untuk pembentukan KPPS akan dilakukan pada tanggal 15 November 2016 – 14 Januari 2017, atau selama dua bulan, terdiri dari perekrutan sampai dengan pelantikan, dan dalam proses itu juga sembari berjalan proses pemuktahiran dan penetapan DPT, yakni tanggal 8 Agustus 2016 – 8 Januari 2017, atau selama 5 bulan, untuk pemetaan DPT, Coklit, Penetapan DPT, dan DPT tambahan,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut juga, pria yang menjabat sebagai Ketua KNPI Tuba inj mengungkapkan, bahwa hingga saat ini telah melaksanakan beberapa tahapan. Diantaranya seperti penyusunan anggaran pilkada, penyusunan produk hukum pilkada, dan penetapan jumlah minimum syarat dukungan calon perseorangan.

“Sedangkan tahapan yang sedang dan akan dilaksanakan KPU Kabupaten Tuba yakni, pembukaan pendaftaran untuk pemantau Pemilu, yang telah dibuka semenjak tanggal 1 Juni 2016 kemarin. Hingga sampai dengan 14 Januari 2017 mendatang, dan syarat pemantau tersebut diantaranya, bersifat indefendent, mempunyai sumber dana yang jelas, mempunyai akreditas dari KPU Kabupaten,” tandasnya. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *